Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pion Sakti Cup 2025 Jaring 215 Pecatur, Percasi Madiun Siap Kirim Atlet ke Kejurnas

Erlita H • Senin, 6 Oktober 2025 | 03:20 WIB
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah ikut berlaga dalam Pion Sakti Cup 2025 di Madiun. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Sebanyak 215 peserta dari berbagai daerah ikut berlaga dalam Pion Sakti Cup 2025 di Madiun. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 215 pecatur dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan Pion Sakti Cup Open Turnamen 2025 di Kota Madiun.

Ajang ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-IV Paguyuban Pion Sakti dan menjadi wadah mempererat persatuan sekaligus menumbuhkan semangat olahraga catur di masyarakat.

Ketua Umum Percasi Kota Madiun Satriyo Teguh Pranowo mengatakan, turnamen ini tidak sekadar kompetisi prestasi, tetapi juga memiliki dampak ekonomi bagi warga sekitar.

“Harapan saya, catur bisa semakin merakyat dan menjadi ikon Kota Madiun sesuai dengan letak geografisnya,” ujarnya, Minggu (5/10).

Turnamen terbuka itu diikuti peserta dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga luar pulau.

Lomba dibagi dalam empat kategori: junior SD, junior SMP, senior SMA, dan umum.

“Selain meningkatkan prestasi, kegiatan seperti ini juga menggerakkan ekonomi sekitar. Banyak pedagang yang ikut merasakan manfaatnya,” jelas Satriyo.

Lurah Patihan Anjasmoro menambahkan, lomba catur sudah menjadi agenda tahunan di wilayahnya, meski sempat absen pada 2024 karena Pilkada.

Ia berharap kegiatan semacam ini bisa diperluas ke kelurahan lain.

“Saya harap adik-adik dan remaja ikut memasyarakatkan catur yang kini mulai langka dimainkan,” katanya.

Ketua KONI Kota Madiun Edwin Susanto juga mengapresiasi gelaran tersebut.

Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan bahwa catur masih digemari lintas usia.

“Kami sangat mendukung upaya Percasi menghidupkan budaya catur, bahkan membuat lapak-lapak latihan bagi anak-anak hingga dewasa,” ungkapnya.

Edwin menilai, catur memiliki filosofi kehidupan yang kuat.

“Setiap langkah mengajarkan strategi, kesabaran, dan ketepatan berpikir. Dari catur, pemain belajar fokus dan berpikir panjang — melatih kemampuan bertahan hidup dengan baik,” terangnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, turnamen ini juga dimanfaatkan untuk menjaring bibit unggul pecatur muda.

Percasi Kota Madiun berencana mengirim satu atlet catur ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dalam waktu dekat.

“KONI sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan seperti ini,” pungkas Edwin. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Percasi Kota Madiun #Catur Madiun #KONI Madiun #Edwin Susanto #Satriyo Teguh Pranowo #kejurnas #Pion Sakti Cup 2025 #atlet catur