Jawa Pos Radar Madiun – Tahapan audisi Festival Dai Cilik tingkat SMP/MTs resmi dimulai pada Rabu (8/10).
Acara yang digelar di Studio JawaPos TV Madiun ini menjadi ajang bagi puluhan pendakwah muda dari berbagai sekolah di wilayah Madiun untuk unjuk kemampuan dalam berdakwah di depan juri profesional.
Setiap peserta diberi waktu tampil selama lima menit untuk menyampaikan ceramah dengan gaya dan pemahaman mereka sendiri.
Panitia menyiapkan lima tema pilihan yang dapat diambil peserta, mulai dari kisah keteladanan para nabi hingga semangat membangun akhlak generasi muda.
Dalam proses audisi ini, tiga juri dari kalangan praktisi public speaking, media, serta Kementerian Agama (Kemenag) memberikan penilaian berdasarkan teknik penyampaian, penguasaan materi, ekspresi, hingga kemampuan improvisasi di atas panggung.
Salah satu peserta yang tampil penuh semangat adalah Sheeva, siswi MTsN Madiun dengan nomor urut 8.
Ia membawakan ceramah bertajuk “Remaja Hebat Meneladani Kisah Nabi” dengan gaya penyampaian yang ekspresif dan bermakna.
Sheeva mengaku sempat gugup saat tampil karena harus berhadapan langsung dengan juri. “Deg-degan banget karena berhadapan dengan juri.
Tadi sempat belibet, tapi Alhamdulillah bisa improvisasi. Saya belajar dan menghafal jauh-jauh hari, tapi masih agak nervous waktu melakukan kontak mata dengan juri,” ujarnya sambil tersenyum lega.
Meski begitu, penampilannya tetap mengesankan dan mendapatkan apresiasi dari penonton yang hadir di studio.
Baca Juga: Nevara Micahinsa dari SMPN 1 Madiun Tampil Penuh Semangat di Audisi Festival Dai Cilik 2025
Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi Sheeva dalam mengasah kemampuan berbicara di depan umum dan memperdalam pemahaman dakwah Islami.
Dari babak audisi ini, panitia akan menyeleksi 30 peserta terbaik yang akan melaju ke grand final Festival Dai Cilik 2025.
Ajang tahunan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan spiritual bagi generasi muda Madiun agar tumbuh menjadi remaja berakhlak, cerdas, dan inspiratif.
Dengan semangat dan ketulusan para peserta seperti Sheeva, Festival Dai Cilik terus membuktikan bahwa dakwah di kalangan pelajar bisa menjadi sarana pembentukan pribadi yang tangguh dan berprestasi.(rafli/uinpo/naz)
Editor : Mizan Ahsani