Jawa Pos Radar Madiun – Persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Madiun dalam kondisi aman.
Kepala UDD PMI dr. Wahyu Hetty Darmawati memastikan stok darah cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir Oktober.
’’Alhamdulillah stok darah melimpah, cukup untuk kebutuhan bulan ini,’’ ujarnya, Rabu (8/10).
Ketersediaan darah meningkat berkat kegiatan donor massal dalam rangka HUT Jawa Timur di Bakorwil Madiun.
Acara tersebut digelar bersama RSUD dr Soedono dan RS Paru Manguharjo.
Berdasarkan data PMI, stok darah kini mencapai 351 kantong: golongan A sebanyak 82 kantong, B 126, O 103, dan AB 40 kantong.
Hetty menyebut, stok darah tetap terjaga berkat kegiatan donor keliling Mobile Unit Donor Darah (MUDD).
Tim PMI rutin mendatangi kantor, komunitas, dan area car free day di Bantaran Kali Madiun.
’’Animo masyarakat cukup tinggi. Ini sangat membantu menjaga ketersediaan darah,’’ jelasnya.
Menurut Hetty, stok darah biasanya menurun menjelang bulan Ramadan, sementara menjelang akhir tahun relatif stabil.
’’Kalau Ramadan kami siapkan stok tambahan. Untuk Nataru biasanya aman,’’ terangnya.
Dia juga mengingatkan para pendonor menjaga kondisi tubuh di musim kemarau agar tidak dehidrasi.
’’Sebelum donor, pastikan asupan cairan cukup. Minum minimal dua liter air setiap hari dan dua gelas air sebelum donor,’’ pesannya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto