Jawa Pos Radar Madiun – Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun masih kosong sejak ditinggal almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra.
Hingga kini, belum ada sosok yang berminat menduduki posisi tersebut.
Kekosongan itu dikhawatirkan menghambat persiapan liga pada 7 Desember mendatang.
Kepala Disbudparpora Kota Madiun Agus Purwo Widagdo membenarkan kondisi tersebut.
’’Sementara ini posisi ketua masih kosong. Setelah ini akan kami komunikasikan dengan KONI dan pengurus PSSI yang masih aktif,’’ ujarnya, Minggu (19/10).
Agus Pur memastikan koordinasi segera dilakukan untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk pembentukan panitia pemilihan ketua baru.
’’Pastinya kondisi ini mengganggu persiapan liga. Karena itu, kami akan bergerak cepat,’’ katanya.
Terkait kandidat, Agus Pur belum menyebut nama.
Namun dia memastikan proses pemilihan akan melibatkan seluruh klub anggota PSSI Kota Madiun.
’’Nanti klub-klub yang menentukan. Kandidatnya pasti ada, satu-satu lah,’’ ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Askot PSSI Kota Madiun Adhimas Kencana Saputra menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Asprov PSSI Jatim terkait rencana pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB).
’’Sebelum mengajukan resmi, kami akan audiensi dengan wali kota. Di samping itu, kongres tahunan harus dilaksanakan lebih dulu,’’ jelasnya.
Adhimas berharap para pegiat sepak bola di Kota Madiun ikut berpartisipasi dalam proses pemilihan nanti.
’’Yang penting roda organisasi tetap jalan agar sepak bola di Kota Madiun tidak mati,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto