Jawa Pos Radar Madiun – Nasib Madiun Putra Football Club (MPFC) masih abu-abu.
Klub berjuluk Blue Force itu belum memastikan keikutsertaannya di Liga 4 Regional Jawa Timur musim ini.
Salah satu pengurus MPFC Dea Radia Republica mengatakan, keputusan akhir masih menunggu pemilik klub Bonie Laksmana.
’’Kami masih menunggu arahan bos, apakah MPFC ikut Liga 4 atau tidak,’’ ujarnya, kemarin (19/10).
Dea memahami besarnya harapan publik agar tim tetap berlaga.
Sebab, jika absen dua musim berturut-turut, keanggotaan MPFC di PSSI bisa dievaluasi.
’’Kalau dua tahun tidak ikut kompetisi, bisa saja keanggotaan klub dicabut,’’ jelasnya.
Meski belum tampil di Liga 4, MPFC tetap aktif dalam Piala Suratin tiga tahun terakhir.
Namun, ajang pembinaan usia dini itu tidak bisa menggugurkan sanksi absen di kompetisi resmi.
’’Piala Suratin beda ranahnya. Tidak bisa menutupi kewajiban klub di Liga 4,’’ ungkapnya.
Dea juga membuka peluang melibatkan kembali suporter untuk mendukung pendanaan klub.
’’Kami lihat dulu keputusan pemilik. Kalau memungkinkan, kami siap duduk bersama teman-teman suporter,’’ katanya.
Sementara itu, Sekretaris Umum MPFC Harminto menyebut pembahasan internal masih berjalan.
’’Belum ada keputusan apa pun. Masih koordinasi antar pengurus,’’ ujarnya.
Harminto menegaskan, keputusan akhir akan diambil setelah hasil rembukan internal selesai.
’’Belum final. Semua masih tahap diskusi,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto