Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun terus memperkuat kemandirian sektor pertanian berbasis koperasi.
Salah satunya dengan mendukung Koperasi Merah Putih (KMP) yang bergerak di bidang pertanian dan peternakan.
Kepala DKPP Kota Madiun Totok Sugiarto mengatakan, dukungan diberikan melalui bantuan benih, bibit, dan pengelolaan lahan agar koperasi mampu mandiri.
Salah satu program terbarunya adalah pemanfaatan lahan tidur seluas 3,5 hektare di Nambangan Lor untuk ditanami jagung.
’’Lahan di Nambangan Lor paling siap, penanaman segera dimulai,’’ ujarnya, Kamis (23/10).
Totok menuturkan, hasil panen jagung nantinya akan dijadikan modal bergulir bagi koperasi, sehingga sirkulasi ekonomi berjalan mandiri sesuai petunjuk teknis dari kementerian dan kepolisian.
’’Tujuannya agar koperasi tidak bergantung terus pada bantuan,’’ jelasnya.
Selain jagung, DKPP juga menyiapkan bantuan bibit lele untuk budidaya air tawar.
Hasil penjualannya diharapkan bisa direvolusi kembali untuk modal usaha berikutnya.
’’Kami hanya memancing agar koperasi tumbuh. Setelah berproduksi, dananya bisa diputar lagi,’’ tambah Totok.
Tak hanya di sektor pertanian dan perikanan, DKPP juga mendukung pengembangan sayuran organik sesuai potensi dan karakter tiap koperasi.
’’Setiap KMP punya keahlian berbeda, kami sesuaikan bantuan dengan kebutuhan mereka,’’ ungkapnya.
Totok menegaskan, DKPP membuka ruang bagi koperasi lain yang ingin bekerja sama.
’’Kami siap berdiskusi dan menyesuaikan dukungan sesuai potensi yang ada,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto