Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 32 kelompok tani (poktan) di Kota Madiun menerima bantuan pupuk nonsubsidi dari Pemkot Madiun.
Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) itu ditujukan untuk mendukung produktivitas padi dan menjaga stabilitas pangan daerah.
Analis Prasarana dan Sarana Pertanian DKPP Kota Madiun Khoirul Irsyad Dawami menjelaskan, pupuk yang disalurkan merupakan NPK majemuk produksi Petrokimia Gresik.
Program tersebut dilakukan untuk menutup kekurangan pupuk subsidi dari pemerintah pusat yang baru mencapai 47 persen dari total kebutuhan petani.
“Program ini diharapkan mampu memenuhi kekurangan pupuk majemuk agar produksi padi tetap stabil. Pupuk NPK berperan penting pada fase pengisian bulir padi sehingga hasil panen meningkat,” ujarnya, Jumat (24/10).
Total bantuan pupuk mencapai 146.150 kilogram atau 5.846 sak, dengan berat masing-masing sak 25 kilogram.
Dari total 813,97 hektare lahan pertanian, setiap hektare mendapat 178 kilogram atau setara 3 sak pupuk.
Penyaluran dilakukan ke 20 kelurahan di tiga kecamatan (lihat grafis).
Setiap hari, tiga armada distribusi dikerahkan, didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tiap wilayah.
DKPP juga menurunkan tim pengawasan agar bantuan tepat sasaran.
“Kami berharap pupuk ini dimanfaatkan sebaik mungkin supaya produktivitas petani meningkat dan kesejahteraan mereka ikut terangkat,” imbuh Khoirul. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto