Jawa Pos Radar Madiun - Universitas Merdeka (Unmer) Madiun mengukuhkan 124 wisudawan dalam Wisuda Sarjana ke-70 dan Ahli Madya ke-46, Sabtu (25/10).
Kegiatan yang digelar di Gedung Graha Samiarto Laksono ini menjadi puncak Dies Natalis ke-46 dengan tema Sinergi untuk Kebangkitan: Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Merdeka.
“Ada dua wisudawan yang tidak bisa hadir karena meninggal dunia. Kami turut berduka dan semoga ilmunya menjadi amal jariyah,” ujar Rektor Unmer Madiun Dr. Ir. Luluk Sulistiyo Budi, M.P.
Tema Dies Natalis menggambarkan tekad kampus untuk terus bergerak maju dengan semangat kebersamaan dan kemandirian akademik.
Rangkaian kegiatan meliputi pemilihan Duta Kampus, aksi sosial di TMP, jalan santai, seminar, kuliah umum, bakti sosial, dan bazar wisuda.
Unmer juga menghadirkan orasi ilmiah dari dosen internal yang baru meraih gelar doktor sebagai bentuk apresiasi terhadap peningkatan kualitas akademik.
Baca Juga: Klasemen LaLiga usai Real Madrid Hajar Barcelona di El Clasico
Prestasi Nasional dan Internasional
Dalam sambutannya, Luluk menyebut Unmer Madiun menorehkan prestasi membanggakan di berbagai level.
Dua kelompok mahasiswa berhasil meraih dua medali perunggu di International Product Innovation Competition 2025 di Hanoi, Vietnam.
Sementara di tingkat nasional, tim Unmer masuk Top 1000x Innovation Challenge 2025.
Para Wisudawan Terbaik
1. Kinanti Christya Wulandari S.I.Kom, Prodi Ilmu Komunikasi (IPK 3.90)
2. Satrio Wicaksono Nugroho, A.Md., Prodi D3-Manajemen Informatika (IPK 3.88)
3. Bayu Aprilianto, S.T., Prodi Teknik Sipil (IPK 3.72)
4. Elysa Auliya Pramesti, S.P. Prodi Agroteknologi (IPK 3.72)
5. Dista Tama Susanti, S.M., Prodi Manajemen (IPK 3.70)
6. Elia Larasati, S.T., Prodi Teknik Mesin (IPK 3.70)
7. Luluk Natuzzahrah, S.H., Prodi Ilmu (IPK 3.62)
Fakultas di Unmer Madiun
Fakultas Hukum
Fakultas Ekonomi
Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik
Fakultas Pertanian
Fakultas Teknik
Dari sisi kelembagaan, Unmer Madiun kini berada di Klaster Utama dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi 2025 oleh Kemendikbudristek.
Posisi ini menempatkan Unmer di 200 besar perguruan tinggi se-Indonesia.
“Kami meningkatkan jumlah penelitian dan pengabdian masyarakat. Perpustakaan sudah digital, dan kami jalin kerja sama dengan banyak mitra nasional maupun internasional,” terang Luluk.
Kampus dengan Dosen Berkualitas dan Akreditasi Naik
Unmer Madiun memiliki 92 dosen, terdiri atas 26 doktor dan 66 magister, serta 10 dosen yang tengah menempuh studi S3. Saat ini kampus juga memiliki dua guru besar aktif.
Pada 2025 ini, seluruh program studi terakreditasi “Baik Sekali.” Peningkatan signifikan terjadi pada Prodi Teknik Mesin yang naik dari “Baik” menjadi “Baik Sekali.”
“Target kami di 2030 seluruh institusi berstatus Unggul. Dalam dua tahun mendatang minimal tiga prodi harus unggul, yakni Ilmu Hukum, Teknik Sipil, dan Agroteknologi,” jelasnya.
Luluk menegaskan, upaya itu ditempuh lewat peningkatan kolaborasi, riset, serta kerja sama internasional.
Luluk berharap momentum ini menjadi awal bagi para lulusan untuk berkontribusi nyata di masyarakat.
“Wisuda bukan akhir perjuangan, melainkan awal dari pengabdian. Kami ingin mereka menjadi lulusan yang unggul, beretika, dan siap bersaing di dunia kerja,” pungkasnya. (eln/naz/ser)
Editor : Mizan Ahsani