Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun bakal segera memiliki mini zoo berkonsep internasional.
Proyek tersebut digagas melalui kerja sama antara Pemkot Madiun dan Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya.
Wali Kota Madiun Maidi menyebut kebun binatang mini itu akan menjadi kawasan wisata edukasi bertema Kampung Australia di Ngrowo Bening.
Rencana itu mulai dibahas dalam audiensi bersama Unipa, Senin (27/10).
Pihak universitas akan menyumbang hewan-hewan khas Australia seperti kijang, domba, dan kanguru, sekaligus mendukung perizinan hingga tenaga medis hewan.
’’Saya tidak menyangka, ternyata pihak universitas tertarik menjadikan Ngrowo sebagai pusat edukasi bertema Australia. Mereka akan menyumbang hewan-hewan khas dan membantu dalam proses perizinannya,’’ ujar Maidi.
Pemilihan kawasan Ngrowo Bening dinilai tepat karena memiliki suhu dan kelembapan yang ideal bagi satwa-satwa Australia.
’’Cuacanya tidak panas, udaranya sejuk, jadi aman bagi hewan-hewan itu,’’ imbuhnya.
Mini zoo itu bakal difungsikan sebagai wisata edukasi hewan internasional, sekaligus melengkapi konsep “Lima Kampung Dunia” yang sudah ada di Kota Madiun, seperti Kampung Jepang, Korea, Arab, Inggris, dan India.
Nantinya, pengunjung dapat belajar mengenal perilaku dan jenis makanan hewan dari berbagai negara.
’’Semua akan diseminarkan di sini, bisa menjadi sarana edukasi anak-anak sekolah,’’ papar Maidi.
Saat ini, proses pembangunan kandang dan fasilitas pendukung tengah berjalan.
Pihak Perumdam Tirta Taman Sari juga menyiapkan lahan untuk kebutuhan kandang satwa.
’’Insya Allah ini yang paling cepat selesai. Mungkin gratis masuknya, tapi transportasinya nanti berbayar karena terintegrasi dengan wisata keliling Heritage Express,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto