Jawa Pos Radar Madiun – Dorongan terhadap kemandirian industri nasional kembali digaungkan. Epson Indonesia bersama Maju Hardware Madiun menggelar seminar bertajuk “Meningkatkan Produktivitas dengan Produk TKDN” di Aston Madiun Hotel & Conference Center, Rabu (29/10).
Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian Epson TKDN Caravan, yang bertujuan memberikan edukasi tentang pentingnya pemanfaatan produk bersertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam kegiatan operasional instansi dan perusahaan.
“Seminar ini memberikan pemahaman bahwa produk bersertifikat TKDN bukan hanya memenuhi regulasi, tetapi juga mampu bersaing dari sisi kualitas dan efisiensi,” ujar Devina Erlita, Retail Sales Departemen Central-East Region Epson Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta yang terdiri atas pelaku industri, akademisi, ASN, hingga perwakilan BUMN mendapat paparan mendalam mengenai kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
Epson saat ini memiliki lebih dari 55 produk bersertifikat TKDN yang mencakup lini printer, pemindai, hingga proyektor.
Produk-produk tersebut tidak hanya digunakan di instansi pemerintahan, tetapi juga di berbagai sektor industri swasta.
“Penggunaan produk dalam negeri berarti ikut menggerakkan perekonomian nasional. Karena itu, instansi pemerintah dan BUMN perlu lebih percaya diri mengutamakan produk ber-TKDN,” terang Devina.
Lebih lanjut, Devina menjelaskan bahwa Epson Indonesia tidak sekadar memasarkan produk, tetapi juga memiliki pabrik sendiri di Indonesia, sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan industri lokal.
Pabrik tersebut bahkan turut menyumbang sekitar 15 persen ekspor elektronik nasional, membuktikan peran penting sektor manufaktur dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami berharap produk TKDN Epson dapat dimanfaatkan secara maksimal di masing-masing instansi, sehingga operasional kantor maupun perusahaan bisa berjalan lebih efektif,” tambahnya.
Selain memperluas wawasan, seminar ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pelaku industri dan instansi pemerintah untuk memperkuat rantai pasok serta meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
“Semakin banyak produk tersertifikasi TKDN seperti milik Epson, semakin besar kontribusinya terhadap transparansi, akuntabilitas, dan produktivitas pelayanan publik,” pungkas Devina. (osi/naz)
Editor : Mizan Ahsani