Jawa Pos Radar Madiun – Tes Kemampuan Akademik (TKA) bakal diikuti ribuan siswa SMA/SMK di Kota Madiun mulai besok (3/11) hingga 6 November mendatang.
Meski tak menjadi penentu kelulusan, TKA berfungsi sebagai alat validasi nilai rapor dan potensi akademik siswa.
Kasi SMA/PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Madiun Devi Yuniar mengatakan, sebelum pelaksanaan TKA, pihaknya lebih dulu menggelar gladi bersih pada 27–30 Oktober.
Uji coba tersebut disusun menyerupai pelaksanaan ujian sebenarnya.
’’Gladi bersih dibagi dua gelombang, Senin–Selasa dan Rabu–Kamis, masing-masing tiga sesi,’’ ujarnya, kemarin (1/11).
Devi menyebut pada hari pertama sempat terjadi kendala teknis lantaran sistem sulit diakses.
Namun, persoalan itu segera teratasi setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim.
’’Alhamdulillah, setelah sesi pertama langsung normal. Secara umum pelaksanaan gladi bersih berjalan lancar,’’ tambahnya.
Tercatat 4.723 siswa dari 37 SMA/SMK negeri dan swasta di Kota Madiun mengikuti gladi bersih.
Seluruh sekolah sudah menggunakan perangkat komputer untuk ujian berbasis online.
’’Kami juga telah berkoordinasi dengan PLN agar tidak ada pemadaman listrik, dan memastikan jaringan internet aman,’’ jelasnya.
Materi TKA meliputi tiga pelajaran wajib: matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris, serta dua pelajaran pilihan sesuai minat siswa.
Devi juga menegaskan bahwa TKA bukan syarat kelulusan.
’’Kami terus sosialisasikan ke orang tua agar tidak salah paham,’’ tegasnya.
Peserta magang di dalam maupun luar provinsi tetap dapat mengikuti TKA melalui mekanisme khusus.
Bagi siswa SMK, TKA juga menjadi bukti kompetensi untuk dunia usaha dan industri.
’’TKA bukan hanya untuk masuk perguruan tinggi negeri, tapi juga membuktikan kemampuan anak di dunia kerja,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto