Jawa Pos Radar Madiun – Kasus influenza di Kota Madiun meningkat seiring peralihan musim kemarau ke penghujan.
Dokter Spesialis Anak RSUD dr. Soedono dr. Iin Fatimah, M.Ked.Klin., Sp.A, menyebut penyebabnya karena penyebaran virus Haemophilus influenzae yang mudah menular melalui udara maupun benda sekitar.
’’Virus ini menyebar lewat droplet dari orang sakit saat batuk atau bersin, lalu menempel di udara atau benda di sekitar. Orang yang menghirup atau menyentuhnya bisa tertular,’’ jelas dr. Iin, Minggu (2/11).
Iin menjelaskan, influenza terdiri dari empat tipe yakni A, B, C, dan D. Saat ini, yang paling banyak menyerang adalah influenza tipe A.
’’Untuk memastikan jenis virus influenza, perlu dilakukan kultur virus, tapi fasilitas itu belum tersedia di RSUD dr. Soedono,’’ ujarnya.
Meski begitu, gejalanya bisa dikenali, antara lain batuk, pilek, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, dan demam tinggi.
Pada anak-anak, kerap disertai mual, muntah, dan diare.
’’Kami mendiagnosisnya sebagai infeksi saluran pernapasan akut (ISPA),’’ tambahnya.
Menurutnya, influenza tergolong penyakit ringan, namun bisa berkembang menjadi komplikasi berat seperti pneumonia atau bronkitis.
Untuk kasus ringan, anak cukup diberi madu, minyak penghangat, obat pereda batuk, dan istirahat cukup.
’’Kalau tiga hari tidak membaik, segera periksa ke dokter,’’ imbau Iin.
Kelompok usia paling rentan adalah balita di bawah empat tahun dan anak usia sekolah.
Pasien dengan penyakit bawaan seperti asma, jantung bawaan, atau kanker juga berisiko tinggi.
Sebagai langkah pencegahan, Iin menyarankan vaksinasi influenza dan menjaga kebersihan diri.
’’Orang tua harus protektif. Pastikan anak mendapat nutrisi cukup, vitamin, rajin cuci tangan, dan gunakan masker di tempat umum,’’ pesannya.
Dia menambahkan, anak sebaiknya tidak terlalu lelah dan menghindari kontak langsung dengan teman yang sedang sakit.
’’Kalau harus rekreasi di tempat umum, pastikan perlindungan diri lengkap.
Anak yang rentan jangan sering diajak ke tempat ramai,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto