Jawa Pos Radar Madiun – Madiun Putra FC (MPFC) resmi mendaftar kompetisi Liga 4 Jawa Timur 2025.
Berkas pendaftaran dikirim tepat pukul 22.59 WIB, satu menit sebelum batas waktu penutupan pada 30 Oktober lalu.
Manajer MPFC Dea Radia Republica menyebut langkah itu menjadi bentuk konsistensi klub sekaligus menghindari sanksi Asprov PSSI Jatim.
’’Kami kirim berkas satu menit sebelum sistem ditutup,’’ ujarnya, kemarin (2/11).
Saat ini, manajemen tengah mematangkan susunan pelatih dan skuad pemain.
Negosiasi dengan sejumlah calon pelatih masih berlangsung.
’’Ada tiga nama pelatih dari luar kota. Kota Madiun belum memiliki pelatih berlisensi B AFC,’’ jelas Dea.
Nama yang dipertimbangkan antara lain Edi Sutrisno dari Malang dan Maura Hally dari Surabaya.
Namun, keputusan akhir masih menunggu hasil rapat manajemen.
Sementara itu, seleksi pemain tahap awal mulai digelar di Lapangan Sogaten, kemarin.
Sebanyak 67 pemain mengikuti proses seleksi.
’’Ada yang dari Papua, tapi sebagian besar pemain lokal Madiun,’’ ujarnya.
Hasil seleksi awal akan dikerucutkan menjadi 22 pemain untuk mengikuti latihan rutin bersama pelatih kepala baru.
’’Sistemnya promosi-degradasi. Artinya, masih bisa keluar-masuk sesuai kebutuhan tim,’’ terang Dea.
Seleksi sementara digelar tanpa pelatih kepala.
Namun, sejumlah pelatih lokal dan anggota Exco Askot PSSI Kota Madiun turut membantu pemantauan di lapangan.
Terkait pendanaan, Dea menegaskan seluruh biaya operasional klub ditanggung bersama suporter MPFC.
’’Manajemen dan pembagian peran juga akan melibatkan teman-teman suporter,’’ pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto