Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan siswa SMAN 5 Madiun menjalani Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang dimulai Senin (3/11).
Total 4.723 siswa SMA/SMK di Kota Madiun mengikuti tes serentak itu.
Waka Kurikulum SMAN 5 Madiun Yamualim menjelaskan, TKA bukan penentu kelulusan, melainkan sarana validasi nilai rapor dan potensi akademik siswa.
“Kalau tidak ikut, wajib membuat surat pernyataan,” ujarnya.
Nilai hasil TKA nantinya diterbitkan dalam bentuk sertifikat akademik.
Dokumen itu bisa digunakan untuk melamar kerja maupun pendaftaran TNI-Polri.
Menariknya, mata pelajaran PPKN menjadi pilihan favorit siswa, padahal sebelumnya termasuk kategori pelajaran umum.
“Peserta yang mengambil PPKN ada 73 anak. Kami beri pembelajaran intensif karena banyak yang berminat jadi aparat,” jelasnya.
Di SMAN 5 Madiun, pelaksanaan TKA dibagi dua sesi: pukul 07.30–10.00 dan 10.30–13.00 WIB.
Satu laboratorium komputer berkapasitas 40 siswa dibagi dua ruang, total enam ruang ujian.
Gelombang pertama digelar 3–4 November, disusul gelombang kedua 5–6 November.
Hari pertama diisi materi wajib: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Hari kedua, peserta memilih dua materi lanjutan sesuai minat.
Dari pendataan sekolah, Matematika menjadi pilihan terbanyak (135 siswa), disusul Biologi (113), Sosiologi (85), Fisika (84), PPKN (73), Ekonomi (60), Bahasa Inggris (40), Kimia (38), Bahasa Jepang (23), Geografi (22), Sejarah (13), dan Bahasa Indonesia (4).
Yamualim menambahkan, hasil TKA juga berperan menentukan eligible siswa SNBP.
Dari total 346 siswa, sekitar 134 anak berpeluang masuk kategori itu.
“Kami mendukung program pemerintah ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto