Jawa Pos Radar Madiun - Prestasi membanggakan kembali diraih pelajar Kota Madiun.
Deayu Useiko, siswi kelas V MIT Bhakti Ibu, berhasil meraih juara 1 Lomba Bertutur Nasional 2025.
Penghargaan diberikan langsung oleh Wali Kota Maidi usai upacara Hari Pahlawan di Balai Kota Madiun, kemarin (10/11).
“Perasaannya senang dan terharu bisa meraih juara satu lomba bertutur nasional,” ujar Deayu dengan mata berbinar.
Perjalanan bocah asal Kelurahan Mojorejo itu menuju tingkat nasional tidak mudah.
Ia lebih dulu menjuarai tingkat kecamatan, kemudian tampil memukau di tingkat kota hingga akhirnya terpilih mewakili Jawa Timur.
Selama sebulan terakhir, Deayu berlatih intensif bersama guru dan pelatih, baik di rumah maupun di sekolah.
“Setiap hari latihan dan menghafalkan teks sampai benar-benar lancar,” tuturnya.
Dalam lomba tersebut, Deayu membawakan kisah Pak Jalmo dari Madura — cerita tentang sosok miskin yang dermawan, kemudian berubah sombong setelah kaya hingga mendapat balasan dari Tuhan.
Ia tampil ekspresif dengan intonasi jelas dan ekspresi kuat, dilengkapi alat peraga sarung dan peci. Penampilannya memukau dewan juri dan peserta lain.
Putri bungsu pasangan Akhmad Rofik dan Mita Novia Mauritania itu mengaku sudah gemar mendongeng sejak kecil.
“Dulu ibu sering bercerita sebelum tidur. Dari situ saya jadi suka mendengarkan dan ingin bisa bercerita juga,” katanya.
Meski baru pertama kali ikut lomba tingkat nasional, Deayu sudah punya cita-cita besar.
“Kalau besar nanti ingin jadi master of ceremony (MC) atau reporter,” ujarnya sambil tersenyum. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto