Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Gadis Madiun yang Hilang Ditemukan di Semarang, Linglung Ngaku Bernama Maria Alatas

Erlita H • Jumat, 14 November 2025 | 07:07 WIB
Petugas Polsek Kartoharjo dan Polres Madiun Kota menjemput Renanda Maharani Kharisma di sebuah panti asuhan di Semarang setelah 10 hari dinyatakan hilang. — BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
Petugas Polsek Kartoharjo dan Polres Madiun Kota menjemput Renanda Maharani Kharisma di sebuah panti asuhan di Semarang setelah 10 hari dinyatakan hilang. — BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Sepuluh hari menghilang tanpa jejak, Renanda Maharani Kharisma Wardhana akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Gadis 20 tahun itu ditemukan berada di Kelurahan Pudak Payung, Banyumanik, Kota Semarang.

Kapolsek Kartoharjo Kompol Mujo Prajoko menyebut, setelah menerima laporan orang hilang, polisi langsung menyebarkan profil Risma dan melakukan pencarian jalur darat.

Hingga Rabu (12/11) pukul 18.30, Bhabinkamtibmas Tawangrejo Aipda Agus Widodo menerima informasi dari Babinsa Pudak Payung, Serma Suparno.

“Ada perempuan dengan ciri mirip anak yang hilang. Kami tindak lanjuti dengan penyelidikan dan mencari keterangan saksi,” ujar Mujo, kemarin (13/11).

Perempuan itu diketahui berada di Yayasan Panti Asuhan Manarul Mabrur.

Menurut Serma Suparno, Risma datang ke yayasan sejak Jumat berjalan kaki setelah naik ojek dari Jogjakarta.

Aipda Agus kemudian meminta pengurus yayasan mengamankan gadis tersebut.

Informasi itu segera dilaporkan ke Polsek Kartoharjo dan Polres Madiun Kota.

Setelah memastikan identitasnya, petugas bersama Mula Wardhana dan Linda Purwati menjemput putrinya pada Rabu malam sekitar pukul 20.30.

Sekitar pukul 23.30, keluarga memastikan perempuan tersebut adalah Risma.

“Kami koordinasi dengan satreskrim dan polwan untuk pendampingan dan penjemputan di Semarang,” imbuh Mujo.

Mujo menegaskan tidak ada indikasi penculikan.

Risma meninggalkan rumah tanpa izin dan diduga mengalami tekanan psikologis.

Ketika ditemukan, kondisinya linglung dan mengaku bernama Maria Alatas.

“Korban baru tiba subuh. Kami akan konsultasi dengan psikolog untuk pendampingan,” jelasnya.

Sementara itu, sang ibu, Linda Purwati, mengaku sangat lega putrinya bisa ditemukan.

“Kami bersyukur masih diberi kesempatan bertemu anak kami. Ke depan kami berusaha memperbaiki hubungan dan mendampinginya setiap saat,” ujarnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#panti asuhan #Polsek Kartoharjo #psikologis #semarang #risma ditemukan #anak hilang #madiun #kasus orang hilang