Jawa Pos Radar Madiun - Perbaikan saluran air dan penerangan jalan umum (PJU) mendominasi aspirasi warga dalam reses Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Sutardi.
Hal itu disampaikan Sutardi saat menjelaskan mekanisme penerimaan aspirasi masyarakat di Kelurahan Kejuron, Rabu (19/11).
Sutardi menyebut masyarakat diberi ruang luas untuk menyampaikan masukan, tidak hanya saat reses.
’’Kami memberikan ruang yang sangat bebas untuk menyampaikan aspirasi. Di manapun, kapanpun, saya siap menerima saran dan masukan,’’ ujarnya.
Dari hasil reses sebelumnya, persoalan infrastruktur skala lingkungan paling banyak dilaporkan warga.
’’Pembenahan perbaikan saluran air atau parit itu yang paling banyak,’’ kata Sutardi.
Ia mencontohkan lokasi usulan, seperti perbaikan parit di Jalan Nongko dan Jalan Sarean, serta pemasangan PJU di Jalan Citarum.
’’Mudah-mudahan bisa direalisasi,’’ ucap politisi dari PDIP tersebut.
Seluruh aspirasi warga akan disinkronkan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
’’Kalau nanti ketemu di Musrenbang tingkat kelurahan dan diusulkan juga, itu akan memperkuat usulan. Artinya menjadi prioritas,’’ terangnya.
Aspirasi tersebut selanjutnya masuk pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD sebagai bagian dari proses perencanaan anggaran. ’’Iya, lewat pokir,’’ pungkasnya. (her)
Editor : Hengky Ristanto