Jawa Pos Radar Madiun – Meski PAN kehilangan kursi pada pemilihan legislatif (pileg) 2024, kepercayaan DPP kepada Subyantara tidak goyah.
Ia kembali ditunjuk memimpin DPD PAN Kota Madiun periode 2025–2030 dan terpilih secara aklamasi pada Sabtu (29/11) bersama pelantikan serentak se-Jawa Timur.
Menanggapi target politik pasca kegagalan mempertahankan kursi DPRD, Subyantara menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kekuatan PAN di Kota Madiun.
“Namanya ketua ya harus bertanggung jawab. Target minimal tiap dapil dapat kursi. Paling tidak, satu fraksi terisi tiga kursi. Kursi yang hilang harus kembali,” ujarnya, kemarin (1/12).
Dia juga mengungkap pesan dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) agar ketua terpilih mampu memperkuat konsolidasi internal dan menjaga arah perjuangan partai.
“PAN itu semboyannya makin banyak berbuat untuk masyarakat. Itu yang terus ditekankan,” tambahnya.
Terkait penyusunan kepengurusan, Subyantara menyebut proses sepenuhnya berada di tangan formatur.
Namun, dia memastikan penyusunan tetap terbuka dan demokratis.
“Kader lama akan kami komunikasikan. Dari eksternal pun tidak menutup kemungkinan ada. PAN terbuka bagi tokoh-tokoh yang punya visi dan misi membesarkan partai,” terangnya.
Subyantara menambahkan bahwa komunikasi dengan sejumlah tokoh besar di Kota Madiun terus dijajaki untuk memperkuat basis PAN.
“Kami sangat terbuka. Siapa pun yang punya komitmen membesarkan PAN, kami welcome,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto