Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Siswa SMA Taruna Angkasa Madiun Diduga Dikeroyok Seniornya, Orang Tua Laporkan ke Polisi

Hengky Ristanto • Jumat, 5 Desember 2025 | 00:44 WIB
Orang tua korban melaporkan dugaan pengeroyokan siswa SMA Taruna Angkasa Madiun ke kepolisian. ILUSTRASI GRAFIS: HABIB ITUNG/JAWA POS RADAR MADIUN
Orang tua korban melaporkan dugaan pengeroyokan siswa SMA Taruna Angkasa Madiun ke kepolisian. ILUSTRASI GRAFIS: HABIB ITUNG/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Dugaan pengeroyokan siswa SMA Taruna Angkasa Madiun mencuat.

AAM, 16, siswa kelas XI-7, dilaporkan menjadi korban penganiayaan sejumlah kakak tingkat.

Orang tua korban, Edi Sutikno, melaporkan kasus tersebut ke Polres Madiun Kota, Kamis (4/12).

Insiden diduga terjadi Selasa malam (2/12) sekitar pukul 21.30–00.00. Saat itu AAM sedang sakit dan dirawat di UKS.

Korban kemudian dijemput beberapa siswa lalu dibawa ke salah satu ruangan.

’’Anak saya dipukuli hingga pingsan. Ketika sadar, dipukul lagi sampai tidak bisa membuka mata,’’ ujar Edi.

Informasi awal menyebut sepuluh siswa telah mengakui keterlibatan, mayoritas kelas XII. Sedangkan motif penganiayaan belum diketahui.

Korban kemudian dilarikan ke UGD RS dr Efram Harsana Maospati.

Hasil visum menunjukkan memar di dada, lengan, tangan, paha, punggung, serta hematom di kepala kiri. Kawat gigi korban terlepas diduga akibat benturan.

’’Hari ini anak saya juga menjalani USG, MRI, dan panoramic,’’ imbuh Edi.

Dia menilai pengawasan sekolah lemah. AAM yang sakit bisa keluar dari UKS tanpa prosedur jelas.

’’Seharusnya ada izin atau SOP yang jelas. Ini kelalaian,’’ tegasnya. Lokasi dugaan pengeroyokan juga disebut berada di area tanpa CCTV.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota Iptu Agus Riadi menyebut penyelidikan dilakukan setelah berkas laporan dari Pamapta diterima.

’’Kalau sudah dilimpahkan akan kami tindak lanjuti,’’ katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMA Taruna Angkasa belum memberikan keterangan.

Kepala sekolah, Agus Supriyono, belum merespons saat dihubungi. (her)

Editor : Hengky Ristanto
#siswa dikeroyok #kekerasan pelajar #SMA Taruna Angkasa Madiun #kasus pengeroyokan #visum korban pengeroyokan #hukum anak #madiun #Polres Madiun Kota