Jawa Pos Radar Madiun – Wisatawan yang berkunjung ke Kota Madiun pada malam pergantian tahun baru 2026 dipastikan tidak akan kehabisan hiburan.
Pemkot Madiun menyiapkan berbagai atraksi, mulai panggung musik dangdut di alun-alun, pesta kembang api, hingga pertunjukan video mapping yang untuk pertama kalinya digelar di balai kota.
Wali Kota Maidi menyebut perayaan tahun baru kali ini bakal lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Video mapping di balai kota menjadi sajian baru yang digarap serius sebagai ikon perayaan malam tahun baru di Kota Pendekar.
“Saya kira daerah lain belum sampai ke situ. Kota Madiun sudah menyentuh itu,” ujar Maidi.
Atraksi tersebut, menurut Maidi, sejalan dengan visi pemkot menghadirkan wajah kota yang modern dan akrab teknologi.
Ia ingin branding Madiun mendunia tidak hanya slogan, tetapi tampak dari cara kota ini menyambut wisatawan dan mengemas acara publik.
“Kalau bilang Madiun mendunia, IT-nya juga harus mendunia. Tidak boleh jadul,” tegasnya.
Perayaan tahun baru juga akan dipusatkan di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) dan alun-alun.
Masyarakat dapat menikmati hiburan musik dangdut, pesta kembang api, serta pertunjukan visual di balai kota dalam satu kawasan yang saling terhubung.
Maidi berharap seluruh rangkaian acara dapat menjadi momentum promosi positif bagi Kota Madiun.
Event ini, katanya, sengaja dikemas terbuka dan ramah wisatawan.
“Event ini benar-benar kita siapkan. Masyarakat tinggal datang dan menikmati,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto