Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Harga Cabai Meroket Jelang Nataru, Pemkot Madiun Siapkan Operasi Pasar Murah

Erlita H • Selasa, 9 Desember 2025 | 16:30 WIB
Harga cabai rawit merah di Kota Madiun melejit hingga hampir Rp100 ribu per kilogram akibat cuaca ekstrem dan penurunan produksi. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Harga cabai rawit merah di Kota Madiun melejit hingga hampir Rp100 ribu per kilogram akibat cuaca ekstrem dan penurunan produksi. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Kenaikan harga kebutuhan pokok mulai terasa di Kota Madiun menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Komoditas yang paling drastis melonjak adalah cabai rawit merah, yang kini mencapai Rp95 ribu per kilogram atau jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp65 ribu.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun Harum Kusumawati menyebut lonjakan harga dipicu cuaca ekstrem.

Musim penghujan membuat tanaman cabai minim sinar matahari dan rentan gagal panen.

’’Produksi dari daerah penghasil berkurang karena terlalu sering terkena hujan,’’ ujar Harum, kemarin (8/12).

Tak hanya cabai, beberapa komoditas lain juga ikut terkerek naik.

Telur ayam ras kini berada di kisaran Rp27.500–28.000 per kilogram.

Bawang merah bertahan di Rp45–50 ribu per kilogram, sementara daging ayam ras menembus Rp36–37 ribu per kilogram.

Untuk meredam gejolak harga, pemkot menyiapkan langkah intervensi pasar.

Komoditas yang melampaui HET akan mendapat subsidi.

’’Kami segera menggelar operasi pasar murah (OPM) bekerja sama dengan kelurahan,’’ jelas Harum.

Strategi stabilisasi harga mengacu pada arahan nasional: menjaga keterjangkauan harga, memastikan pasokan, memperlancar distribusi, dan menguatkan komunikasi antarwilayah.

Disdag memperkuat koordinasi dengan daerah penghasil cabai agar pasokan ke Madiun tetap lancar.

’’Kami memastikan distribusi aman dan beras tetap tersedia,’’ tambahnya.

Harum juga mengingatkan masyarakat agar tidak panic buying, sebab pembelian berlebihan justru memicu kelangkaan dan inflasi.

’’Belanjalah secukupnya, agar semua warga mendapat bagian. Jangan borong berlebihan,’’ imbau mantan kepala DPMPTSP itu. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#harga cabai madiun #harga telur naik #harga bawang merah #harga kebutuhan pokok naik #operasi pasar murah #madiun #disdag madiun #inflasi madiun #pangan jelang nataru