Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Harga Cabai Nyaris Sentuh Rp 100 Ribu, Pemkot Madiun Gulirkan Program Subsidi

Erlita H • Rabu, 10 Desember 2025 | 20:30 WIB
Harga cabai rawit di pasaran terus meroket hingga mendekati Rp 100 ribu per kilogram, memicu kekhawatiran inflasi jelang Nataru. FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Harga cabai rawit di pasaran terus meroket hingga mendekati Rp 100 ribu per kilogram, memicu kekhawatiran inflasi jelang Nataru. FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Harga cabai rawit di Kota Madiun kembali membuat warga kelabakan.

Hingga 9 Desember, harga komoditas ini menyentuh Rp 93.750 per kilogram, padahal empat hari sebelumnya masih berada di kisaran Rp 89.250–90.500.

Lonjakan cepat ini memicu gejolak pasar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Wakil Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan pemkot tidak tinggal diam.

Pemerintah akan turun langsung ke pasar-pasar dan menyiapkan langkah intervensi agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

’’Pemkot akan bantu subsidi, termasuk dari sisi transportasi bila diperlukan,’’ ujar Bagus, Rabu (10/12).

Menurutnya, kenaikan harga cabai menjelang akhir tahun merupakan pola yang berulang.

Permintaan melonjak tajam karena kebutuhan konsumsi naik, termasuk program pemerintah pusat yang turut menyerap cabai dalam jumlah besar.

’’Secara ilmu ekonomi, permintaan naik itu pasti mengangkat harga,’’ jelasnya.

Tidak hanya cabai, sejumlah bahan pokok lain juga menunjukkan kenaikan signifikan.

Harga telur ayam ras naik dari Rp 28 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram sepanjang 3–9 Desember.

Bawang merah bergerak dari Rp 48.500 menjadi Rp 56.250 per kilogram.

Bahkan beras juga diprediksi berpotensi naik mengikuti pola inflasi akhir tahun.

Lonjakan harga ini dikhawatirkan memicu inflasi Desember, mengingat sejumlah komoditas tersebut memiliki bobot besar dalam pengeluaran rumah tangga.

Karena itu, Bagus mengimbau warga untuk lebih bijak dalam berbelanja.

’’Belanjalah secukupnya. Pemkot pasti hadir untuk menstabilkan harga,’’ tegas politisi PSI tersebut. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#harga pangan naik #subsidi pangan Madiun #harga cabai madiun #nataru 2025 #harga telur naik #Harga Bawang Merah Naik #F Bagus Panuntun #madiun #inflasi desember