Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Cabai Rawit Tembus Rp 100 Ribu, BPS Kota Madiun Ungkap Dampaknya ke Inflasi Desember

Erlita H • Rabu, 10 Desember 2025 | 21:50 WIB
BAPOKTING: Harga sejumlah bahan pokok termasuk di antaranya lombok terpantau fluktuatif di Kota Madiun.. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
BAPOKTING: Harga sejumlah bahan pokok termasuk di antaranya lombok terpantau fluktuatif di Kota Madiun.. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun - Kepala BPS Kota Madiun Abdul Aziz turut mengingatkan bahwa kenaikan harga cabai rawit tidak bisa dianggap sepele.

Dengan bobot 0,45 persen dalam struktur pengeluaran rumah tangga, komoditas ini memiliki pengaruh besar terhadap inflasi.

“Jika naiknya setinggi ini, inflasi Kota Madiun sangat mungkin terdorong,” jelasnya, Rabu (10/12).

Aziz menegaskan lonjakan harga bukan hanya terjadi di Madiun.

Cuaca ekstrem membuat banyak petani gagal panen, sehingga pasokan cabai rawit menyusut drastis.

Di saat yang sama, permintaan tetap tinggi menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Kalau baru tanam sekarang, produksi tidak bisa segera mengimbangi kenaikan harga,” paparnya.

BPS menyarankan pemerintah melakukan komunikasi efektif kepada masyarakat agar sementara mengurangi konsumsi cabai segar.

Cabai kering disebut sebagai alternatif yang dapat dipakai untuk menekan permintaan di pasar.

“Masyarakat kita sangat tergantung cabai segar. Padahal cabai kering bisa mengantisipasi musim cuaca ekstrem,” ujarnya.

Tidak hanya cabai, bawang merah juga ikut terdampak cuaca.

Musim panen belum tiba, menyebabkan suplai terbatas.

Aziz menilai kerja sama antar-daerah sulit dilakukan secara cepat, kecuali ada stok bawang merah yang bisa langsung disebar melalui operasi pasar murah.

Untuk komoditas telur ayam ras, Pemkot Madiun diminta memaksimalkan peran BUMD pangan.

Upaya ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan agar tidak menambah tekanan inflasi.

“BUMD pangan dapat dioptimalkan agar persediaan telur tetap stabil,” pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#telur ayam ras #harga cabai madiun #bumd pangan #cuaca ekstrem #inflasi kota madiun #Cabai Rawit Naik #kenaikan komoditas Nataru #bawang merah naik #madiun #BPS Kota Madiun