Jawa Pos Radar Madiun – Peluang Madiun Putra FC (MPFC) untuk lolos dari Grup G Liga 4 Piala Gubernur Jatim 2025 masih terbuka.
Meski menelan kekalahan pada laga perdana, tim berjuluk Blue Force itu wajib meraih kemenangan saat menghadapi Perseta 1970 Tulungagung di Lapangan Ngronggo, Kediri, siang ini (13/12).
Asisten Pelatih MPFC Rendi Dwi Ardiyana menegaskan laga kontra Perseta menjadi titik krusial.
Tidak ada pilihan lain selain menang jika ingin menjaga asa melaju ke fase berikutnya.
“Untuk mengejar poin, pertandingan kedua dan ketiga harus all out dan wajib menang. Target kami enam poin,” ujarnya, Sabtu (13/12).
Rendi mengakui kekalahan dari Inter Pemuda Kediri pada laga pembuka menjadi bahan evaluasi penting.
Pada pertandingan tersebut, MPFC dinilai terlalu menunggu permainan lawan sehingga gagal mengembangkan potensi menyerang.
“Pertandingan pertama jadi bahan evaluasi. Untuk laga selanjutnya kami akan bermain menekan sejak menit awal,” tegasnya.
Dengan perubahan pendekatan tersebut, MPFC diharapkan tampil lebih agresif dan efektif.
Kemenangan atas Perseta 1970 bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga menjaga mental tim sebelum menjalani laga penentuan berikutnya di fase grup. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto