Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kelas SDN 01 Taman Madiun Nyaris Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Stop Kontak

Hengky Ristanto • Minggu, 28 Desember 2025 | 21:09 WIB
NYARIS TERBAKAR: Ruang kelas VI B SDN 01 Taman Kota Madiun mengalami kebakaran diduga akibat korsleting listrik, Minggu (28/12). HENGKY RISTANTO/RADAR MADIUN
NYARIS TERBAKAR: Ruang kelas VI B SDN 01 Taman Kota Madiun mengalami kebakaran diduga akibat korsleting listrik, Minggu (28/12). HENGKY RISTANTO/RADAR MADIUN

MADIUN – Ruang kelas VI B SDN 01 Taman, Kota Madiun, nyaris ludes dilalap api, Minggu (28/12) siang.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik akibat penggunaan stop kontak secara berlebihan.

Penjaga sekolah, Syaiful Golkariawan, mengatakan ruang kelas tersebut sebelumnya digunakan untuk kegiatan latihan drum band siswa.

Sejumlah perangkat elektronik, seperti laptop dan kipas angin, tersambung pada satu sumber listrik.

“Setelah latihan selesai, ruangan kosong sekitar satu jam. Sebelumnya memang banyak stop kontak terpasang, dipakai laptop dan kipas angin,” ujarnya.

Api pertama kali diketahui oleh pedagang yang berada di depan sekolah.

Pedagang tersebut melihat kepulan asap keluar dari jendela ruang kelas dan segera memberitahukan pihak sekolah.

“Yang tahu pertama justru penjual di depan. Dia melihat asap keluar dari jendela,” katanya.

Mendapat laporan itu, pihak sekolah langsung melakukan upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) serta selang air seadanya.

Api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke ruang lain.

“Alhamdulillah tidak sampai merembet,” jelas Syaiful.

Meski api sudah padam, pihak sekolah tetap menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk memastikan tidak ada bara api tersisa sekaligus melakukan pengecekan instalasi listrik di ruang kelas.

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.

Beberapa meja dan lemari kelas hangus terbakar, satu unit laptop dan tas guru rusak, serta instalasi listrik terdampak.

Komandan Regu Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Sukarno, mengatakan laporan kebakaran diterima melalui layanan darurat 112 sekitar pukul 12.15 WIB.

Saat petugas tiba di lokasi, asap masih terlihat di dalam ruangan.

“Setelah pengecekan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting akibat kelebihan beban listrik,” ujarnya.

Menurut Sukarno, ukuran kabel dan steker yang tidak sesuai dengan beban listrik memicu panas berlebih hingga menimbulkan percikan api.

Beruntung, kebakaran tidak meluas dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Ia mengimbau pihak sekolah meningkatkan kewaspadaan, terutama selama masa libur sekolah.

Seluruh perangkat listrik diminta dipastikan dalam kondisi mati saat tidak digunakan.

“Sering kali kebakaran di sekolah bermula dari kipas atau AC yang tidak dimatikan. Ini perlu jadi perhatian,” pungkasnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#kebakaran sekolah #kejadian darurat #kota madiun #SDN 01 Taman #Kebakaran kelas #damkar madiun #korsleting listik #Stop Kontak