Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

108 Baut Rel Dicuri di Blitar, KAI Daop 7 Madiun Sebut Bisa Ancam Keselamatan Kereta

Hengky Ristanto • Rabu, 7 Januari 2026 | 20:30 WIB
BAUT REL DICURI: Petugas KAI melakukan pemeriksaan jalur rel di Blitar usai ditemukan pencurian baut penambat yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api. FOTO: HUMAS KAI DAOP 7
BAUT REL DICURI: Petugas KAI melakukan pemeriksaan jalur rel di Blitar usai ditemukan pencurian baut penambat yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api. FOTO: HUMAS KAI DAOP 7

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengecam keras aksi pencurian baut penambat bantalan rel di wilayah Blitar.

Aksi tersebut dinilai bukan sekadar pencurian aset, melainkan kejahatan serius yang secara langsung mengancam keselamatan perjalanan kereta api dan nyawa ribuan penumpang.

Kasus itu terungkap Rabu (7/1) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kepala Regu (Karu) Jalan Rel B.2, Jaryanto, menerima informasi dari Polsek Sanankulon bahwa warga mengamankan seorang terduga pelaku pencurian baut penambat rel milik KAI.

Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Sanankulon, Kota Blitar, untuk diproses hukum.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa hasil koordinasi Unit Pengamanan Katon B, Karu B.2, dan KUPT Jalan Rel 7.11 Blitar menunjukkan pelaku tidak hanya beraksi di satu titik.

“Awalnya ditemukan kehilangan 13 baut penambat di KM 127+358 petak jalan Blitar–Rejotangan. Dari pengembangan penyidikan, pelaku mengaku mencuri di sedikitnya lima lokasi dengan total kehilangan 108 baut penambat rel,” ujar Tohari.

Lokasi pencurian meliputi: BH 537 KM 133+723; BH 536 KM 133+254
BH 532 KM 131+770; BH 524 KM 127+851 dan BH 522 KM 127+358.

Akibat kejadian itu, KAI mengalami kerugian materiil sekitar Rp 4,13 juta.

Pelaku juga mengaku menjual hasil curian kepada pengepul barang bekas di Desa Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Tohari menegaskan, baut penambat rel merupakan komponen vital untuk menjaga posisi dan kestabilan rel sesuai standar keselamatan teknis.

“Kalau satu baut saja hilang, potensi gangguan jalur meningkat. Apalagi jika puluhan baut dicuri, risikonya bisa berujung anjlokan kereta. Ini bukan soal nilai besi tua, tetapi menyangkut keselamatan manusia,” tegasnya. (her)

Editor : Hengky Ristanto
#jalur rel Blitar #sabotase rel #kai daop 7 madiun #Keselamatan Kereta Api #blitar #Keamanan Kereta Api #madiun #pencurian baut rel