Jawa Pos Radar Madiun – Arus kedatangan dan keberangkatan penumpang di Terminal Tipe A Purboyo terpantau landai selama libur panjang Isra Miraj.
Tidak terlihat lonjakan signifikan seperti yang kerap terjadi pada momentum libur panjang lainnya.
Pada Kamis (15/1), tercatat 689 armada bus AKAP dan AKDP tiba di terminal tersebut dengan membawa 10.434 penumpang.
Sementara jumlah keberangkatan juga mencapai 689 armada dengan 9.809 penumpang.
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purboyo Ali Imran Hariyadi mengatakan, pergerakan penumpang selama libur Isra Miraj relatif stabil dan tidak menunjukkan lonjakan mencolok.
“Masih landai, hampir sama dengan hari-hari sebelumnya. Dampaknya masih terasa setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya, kemarin (16/1).
Imran menambahkan, selama periode libur tersebut tidak ada penambahan armada bus, termasuk bus non-ekonomi.
Namun, jika dibandingkan periode tertentu sebelumnya, volume pergerakan justru menunjukkan kenaikan cukup besar.
“Jika dibandingkan 22 April 2025, kedatangan armada naik 131,99 persen dan jumlah penumpang meningkat 193,92 persen,” jelasnya.
Rute perjalanan penumpang masih didominasi tujuan Surabaya dan Jakarta.
Menurut Imran, Terminal Purboyo tetap menjadi pilihan masyarakat karena pengawasan dilakukan 24 jam penuh.
“Terminal Purboyo didukung ramp check rutin, pemeriksaan kesehatan awak bus, serta pengawasan berlapis,” terangnya.
Selain itu, sistem keamanan juga diperkuat dengan belasan titik CCTV yang terhubung langsung ke pusat pengendalian untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan penumpang.
“Seluruh aktivitas terpantau. Ini untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat,” imbuhnya.
Pihak terminal mengimbau masyarakat agar membeli tiket di agen resmi perusahaan otobus serta melakukan aktivitas naik-turun penumpang di dalam area terminal.
“Petugas siaga 24 jam. Jangan mudah tergiur tawaran dari oknum yang tidak bertanggung jawab,” pungkas Imran. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto