Jawa Pos Radar Madiun – Warga Kota Madiun menggelar doa bersama di Masjid Agung Baitul Hakim, Kamis (22/1) malam.
Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar spiritual masyarakat untuk memohon perlindungan, keselamatan, serta keberkahan bagi Kota Madiun dan bangsa Indonesia.
Ketua Panitia Doa Bersama Kota Madiun Iskandar menegaskan, kegiatan ini murni inisiatif masyarakat dan tidak berkaitan dengan kepentingan organisasi, instansi, maupun unsur pemerintah.
Doa bersama digelar secara spontan usai salat Isya.
“Kami hanya mengajak masyarakat berdoa bersama, memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT untuk warga Kota Madiun dan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Doa dipimpin KH Mas’ud dengan rangkaian permohonan agar masyarakat dijauhkan dari musibah serta diberikan keselamatan dan ketenteraman.
Iskandar menambahkan, undangan doa bersama disebarkan secara sederhana melalui grup WhatsApp tanpa kop surat maupun atribut organisasi.
“Kegiatan ini tidak ada muatan apa pun. Tidak ada politik. Ini murni doa untuk masyarakat Kota Madiun,” tegasnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Madiun, doa bersama diikuti puluhan jamaah.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Kasatpol PP dan Damkar Kota Madiun Agus Purwo Widagdo, Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Totok Sugiarto, serta Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Danang Novianto yang tampak hadir di akhir acara.
Iskandar menegaskan, doa bersama tersebut tidak dimaksudkan untuk membentuk kelompok atau kepentingan tertentu.
“Tujuannya satu, mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon kebaikan untuk Kota Madiun,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto