KOTA MADIUN – Upaya menggairahkan kembali olahraga tenis meja mulai digencarkan PTMSI Kota Madiun.
Cabang olahraga yang sempat redup itu kembali dihidupkan melalui penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja DPRD Kota Madiun Cup 2026 di GOR Wilis, Sabtu (24/1) hingga Minggu (25/1).
Ketua PTMSI Kota Madiun Istono menegaskan, turnamen ini menjadi momentum penting kebangkitan sekaligus regenerasi atlet tenis meja di wilayah Madiun dan sekitarnya.
Ia menilai, tanpa pembinaan dan kompetisi berkelanjutan, tenis meja berpotensi kehilangan generasi penerus.
“Kami ingin tenis meja tidak punah. Harus ada pembinaan dan kegiatan yang mengarah pada prestasi,” ujar Istono.
Menurutnya, PTMSI tidak berjalan sendiri. Berbagai pihak dilibatkan, mulai KONI Kota Madiun hingga sponsor, untuk membangun ekosistem kompetisi tenis meja yang berkelanjutan.
Event DPRD Cup ini menjadi langkah awal sebelum menggelar kejuaraan dengan skala yang lebih luas.
“Dimulai dari lokal dulu. Dari sini kami siapkan bibit-bibit muda agar terbiasa berkompetisi sejak dini,” tegasnya.
Dalam turnamen kali ini, panitia mempertandingkan tiga kelas.
Untuk nomor ganda, sebanyak 75 pasangan ambil bagian di kelas B dan C.
Sementara kelas A dibatasi jumlah pesertanya karena diikuti pemain dengan level kemampuan lebih matang dan berpengalaman.
“Besok juga dipertandingkan nomor tunggal dengan total sekitar 150 peserta,” jelas Istono.
Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan mampu menjadi pemantik kebangkitan tenis meja di Kota Madiun, sekaligus membuka jalan lahirnya atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.
“Semoga sukses untuk atlet, panitia, dan masyarakat. Ini awal kebangkitan tenis meja Madiun,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto