Jawa Pos Radar Madiun – Proses penggeledahan oleh KPT di Kota Madiun terus berlanjut.
Rabu (28/1), lembaga antirasuah tersebut menggeledah kantor dinas pendidikan dan dinas lingkungan hidup (DLH).
Dari dua lokasi tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen untuk dijadikan barang bukti.
Di samping itu, KPK juga menyambangi rumah MKP selaku Sekretaris Disbudparpora Kota Madiun di Jalan Poncowolo. Beberapa berkas dibawa KPK dalam koper.
Sementara itu, sehari sebelumnya (27/1), KPK sempat melakukan penggeledahan di kantor DPUPR dan disperkim yang berada di kompleks Gedung Graha Krida Praja.
Mereka juga sempat mendatangi rumah RM, Bendahara KONI Kota Madiun, di Jalan Setiyaki.
Dari lokasi itu, penyidik KPK mengamankan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara Wali Kota Madiun nonaktif Maidi.
Tak hanya dokumen, KPK juga menyita dua unit kendaraan mewah, yakni satu unit Mitsubishi Pajero Sport dan satu Mercedes-Benz CLA 200 AMG Line.
Penyitaan dua kendaraan tersebut dibenarkan oleh Ispariono, ayah dari RM.
Dia mengatakan, tim KPK membawa keluar sejumlah dokumen serta dua mobil dari rumah tersebut.
’’Yang dibawa itu dokumen-dokumen dan mobil,’’ ujarnya.
Ispariono mengaku tidak mengetahui secara detail isi dokumen yang turut diamankan penyidik dalam proses penggeledahan tersebut.
Dia hanya memastikan bahwa proses penggeledahan berjalan dan sejumlah barang dibawa oleh KPK.
’’Saya tidak tahu detail dokumennya apa saja,’’ katanya.
Sementara dalam penggeledahan di kantor DPUPR dan disperkim, penyidik melakukan penyitaan atas surat dan dokumen.
Terutama yang berkaitan dengan pengadaan paket pekerjaan fisik serta CSR.
Selain itu, penyidik juga mengamankan beberapa barang bukti elektronik.
’’Selanjutnya penyidik akan mengekstrak dan menganalisis sejumlah barang bukti yang disita tersebut,’’ kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (err/her)
Editor : Mizan Ahsani