Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan atlet bulu tangkis dari berbagai kelompok usia ambil bagian dalam Turnamen Dabo Battlefield I yang digelar di GOR Bulutangkis Wilis, Kota Madiun, Senin (2/2/2026).
Ajang ini disebut sebagai salah satu turnamen bulu tangkis terbesar yang pernah diselenggarakan di Kota Pendekar.
Ketua Pelaksana Dabo Battlefield I, Bagus Bayu Aji, menyampaikan total peserta mencapai 462 atlet.
Rinciannya, 330 atlet berasal dari kategori usia pembinaan, sementara 132 lainnya merupakan atlet dewasa.
“Turnamen ini kami rancang sebagai wadah pembinaan sekaligus kompetisi. Total ada 462 atlet yang ikut bertanding dari berbagai kategori usia,” ujarnya.
Bagus menjelaskan, nama Battlefield dipilih sebagai simbol semangat juang dan mental bertarung yang ingin ditanamkan kepada para atlet.
Filosofi tersebut diharapkan mampu membentuk karakter petarung yang pantang menyerah di setiap pertandingan.
“Battlefield itu medan tempur. Kami ingin atlet yang turun ke lapangan bertanding dengan mental pejuang, berjuang sampai akhir dan tidak mudah menyerah,” jelasnya.
Dia menambahkan, selama ini banyak atlet berbakat yang berlatih secara konsisten, namun minim kesempatan tampil di ajang kompetitif.
Dabo Battlefield I diharapkan menjadi panggung pembuktian atas proses latihan yang telah mereka jalani.
“Banyak atlet yang selama ini berlatih di bawah radar. Lewat turnamen ini, mereka punya ruang untuk menunjukkan hasil kerja kerasnya,” imbuhnya.
Panitia menargetkan Dabo Battlefield menjadi agenda tahunan dan berperan membangun ekosistem bulu tangkis yang sehat dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Madiun dan sekitarnya.
Ke depan, ajang ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet yang siap bersaing di level nasional hingga internasional.
Diketahui, Turnamen Dabo Battlefield I memperebutkan total hadiah sebesar Rp 40 juta dan diharapkan menjadi momentum kebangkitan bulu tangkis daerah. (her)
Editor : Hengky Ristanto