Jawa Pos Radar Madiun – Prestasi bukan sensasi. Moto hidup inilah yang dipegang teguh oleh Fuad Dwi Artha. Sosok pemuda asli Kota Madiun ini sukses membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk bersinar.
Dari seorang anak yang dulunya introvert (tertutup), Fuad kini bertransformasi menjadi figur publik yang inspiratif, kolektor belasan gelar duta, penulis buku, hingga mendirikan yayasan untuk mewadahi talenta muda.
Perjalanan alumnus SDN 2 Josenan, SMPN 4 Madiun, dan SMAN 5 Madiun ini tidaklah instan.
Melalui lika-liku kehidupan yang terjal, ia terus menempa diri demi satu tujuan besar, yakni mewujudkan Generasi Emas 2045.
Siapa sangka, Fuad yang kini piawai berbicara di depan umum dulunya adalah sosok pemalu. Titik baliknya bermula saat ia memutuskan terjun ke dunia entertainment dan organisasi.
"Jika tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi? Kita akan tergerus zaman yang terus bergerak maju. New world, new think," ujar Fuad yang juga lulusan UIN Sunan Ampel Surabaya ini.
Kini, di tengah kesibukannya menempuh semester akhir Magister di Uhamka Jakarta dan program Double Degree di UT Surabaya, Fuad telah mengoleksi deretan prestasi mentereng yang mengharumkan nama Jawa Timur, khususnya Karesidenan Madiun.
Borong 15 Gelar Duta (2018-2024)
Sejak 2018, Fuad tak henti mencetak prestasi di ajang pemilihan duta. Total ada 15 gelar bergengsi yang telah diraihnya, membuktikan kapasitasnya sebagai pemuda yang peduli pada isu sosial, budaya, hingga kesehatan.
Deretan Prestasi Fuad Dwi Artha:
Mister Miss Jatim Ambassador 2018
Duta Wakaf Jatim 2018
Duta Anti Hoax & Bullying 2018
Mister Jatim Winner 2019
Duta ISNU Jatim 2019
Putra Putri Ningrat Prasojo 2019
Duta Anti Narkoba Jatim 2020
Duta Pustaka Jatim 2022
Duta Lingkungan Indonesia 2023
Duta Literasi Indonesia 2023
Duta Budaya Literasi 2023
Duta Putera Wisata Indonesia 2023
Duta Kesehatan Jatim 2024
Duta Pustaka Indonesia 2024
Duta Pelopor Pendidikan Indonesia 2024
2025 Fokus Kompetensi dan Literasi
Merasa cukup dengan panggung pageant, pada tahun 2025 Fuad banting setir memperdalam kompetensi profesional.
Ia berhasil mengantongi 4 sertifikasi bergengsi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP):
Certified Digital Marketing Profesional (C.DMP)
Certified Administrasi Perkantoran (CAP)
Certified Public Speaking (CPS)
Certified Multimedia (CM)
Tak hanya itu, Fuad juga produktif dalam dunia literasi.
Sebanyak 12 judul buku ber-ISBN telah lahir dari buah pikirannya. Mulai dari Pedoman Rohani, Konsep Dasar Profesi, Ayat-Ayat Perjuangan, hingga buku Guru Penggerak dan Hukum dan Politik.
Tak ingin sukses sendirian, Fuad mendirikan yayasan bernama Artha Talent Management. Yayasan ini menjadi wadah amal jariyahnya untuk membina generasi muda di Jawa Timur.
Melalui yayasan ini, ia aktif menjadi sponsor dalam berbagai ajang bergengsi seperti Putra Putri Budaya Literasi Indonesia serta Putera Nusantara & Srikandi Indonesia.
"Ini adalah bentuk kontribusi saya untuk daerah. Saya ingin pemuda Madiun dan Jatim siap menyongsong 2045 sebagai generasi produktif yang membawa solusi, bukan masalah," pungkasnya. (*)
Editor : Mizan Ahsani