Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tips Puasa Aman bagi Penderita Asam Lambung Menurut Nutrisionis, Ini Cara Mengaturnya

Erlita H • Sabtu, 7 Maret 2026 | 16:30 WIB

ILUSTRASI: Penderita asam lambung disarankan mengatur pola makan agar tetap nyaman menjalani puasa.
ILUSTRASI: Penderita asam lambung disarankan mengatur pola makan agar tetap nyaman menjalani puasa.

Jawa Pos Radar Madiun – Penderita penyakit asam lambung tetap diperbolehkan menjalankan puasa.

Namun, pelaksanaannya harus menyesuaikan tingkat keparahan penyakit yang dialami.

Nutrisionis RSUD dr Soedono Madiun Lathifah Ilmawati mengatakan pada kasus ringan penderita cukup mengatur pola makan.

Pada tingkat sedang biasanya memerlukan obat yang berfungsi melapisi lambung sebelum makan.

’’Kalau sudah masuk kategori berat, sebaiknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas kesehatan,’’ ujarnya, Sabtu (7/3).

Menurut Lathifah, pengelolaan makanan menjadi kunci bagi penderita asam lambung saat berpuasa.

Ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan, yakni jadwal makan, jenis makanan, serta cara pengolahan makanan.

Untuk sahur maupun berbuka, penderita disarankan tidak langsung makan dalam porsi besar.

Makanan sebaiknya dimulai dari porsi kecil, kemudian dilanjutkan dengan menu utama.

Selain itu, beberapa makanan tinggi gas seperti ubi, ketan, kubis, nangka, dan durian sebaiknya dihindari.

Konsumsi kopi, minuman bersoda, serta minuman kemasan juga dianjurkan untuk dibatasi.

Nutrisionis RSUD dr Soedono Madiun Lathifah Ilmawati. FOTO: ISTIMEWA
Nutrisionis RSUD dr Soedono Madiun Lathifah Ilmawati. FOTO: ISTIMEWA

Dari sisi pengolahan, makanan sebaiknya tidak digoreng karena minyak dapat memicu peningkatan asam lambung.

’’Masih ada alternatif pengolahan lain seperti direbus, dikukus, atau ditumis dengan sedikit minyak,’’ jelasnya.

Gejala asam lambung biasanya diawali dengan sering bersendawa.

Pada kondisi lebih berat dapat disertai mual hingga sesak.

Jika gejala semakin parah, penderita disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Salah satu dampak asam lambung naik adalah bau mulut akibat melemahnya katup antara kerongkongan dan lambung.

’’Ketika katupnya melemah, asam lambung bisa naik bahkan membawa sisa makanan kecil,’’ katanya.

Untuk mengurangi keluhan tersebut, masyarakat disarankan tidak langsung berbaring setelah makan.

Idealnya menunggu dua hingga tiga jam agar proses pencernaan berjalan optimal.

Selain itu, makanan juga perlu dikunyah hingga halus agar tidak membebani kerja lambung.

Menurut Lathifah, penyakit asam lambung kini tidak hanya dialami orang dewasa.

’’Kasus serupa juga mulai banyak ditemukan pada anak-anak,’’ ungkapnya. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#asam lambung saat puasa #kesehatan ramadan #madiun #penyakit lambung #RSUD dr Soedono Madiun #tips puasa sehat