Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah Kota Madiun menyalurkan bantuan pangan kepada 14.726 penerima bantuan pangan (banpang) menjelang Lebaran.
Bantuan berupa beras dan minyak goreng tersebut diharapkan membantu kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menekan inflasi selama Ramadan.
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyerahkan bantuan secara simbolis di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, kemarin (9/3).
Setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng untuk alokasi Februari–Maret 2026.
’’Ini sangat bermanfaat dan waktunya tepat menjelang Lebaran. Bantuan bisa langsung dimanfaatkan masyarakat,’’ ujarnya.
Program tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat berdasarkan surat dari Badan Pangan Nasional terkait percepatan penyaluran bantuan pangan 2026.
Total bantuan yang disalurkan di Kota Madiun mencapai 294.520 kilogram beras dan 58.904 liter minyak goreng.
Rinciannya, penerima di Kecamatan Taman sebanyak 6.297 PBP, Kecamatan Kartoharjo 3.883 PBP, serta Kecamatan Manguharjo 4.546 PBP.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Madiun Agung Sarianto mengatakan penyaluran bantuan telah disosialisasikan kepada masing-masing kelurahan.
Pemkot juga melibatkan pekerja sosial masyarakat (PSM) untuk memastikan bantuan diterima warga yang berhak.
’’Jika penerima tidak ditemukan, bisa diwakilkan keluarga lain yang layak menerima,’’ jelasnya.
Kelurahan Manisrejo dipilih sebagai lokasi penyaluran simbolis karena memiliki jumlah penerima terbanyak di Kecamatan Taman, yakni 679 PBP.
Bulog menargetkan seluruh bantuan selesai disalurkan dalam dua hari di 27 kelurahan di Kota Madiun.
’’Barang sudah siap semua, baik beras maupun minyak goreng. Targetnya dua hari selesai,’’ katanya.
Salah satu warga Manisrejo, Mei Indria, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan tersebut.
’’Alhamdulillah sangat membantu kebutuhan sehari-hari,’’ ujarnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto