Jawa Pos Radar Madiun – Kualitas lingkungan di Terminal Purbaya dan Stasiun Madiun diuji, Minggu (10/3).
Pemeriksaan dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur bersama Dinkes PPKB Kota Madiun.
Pengujian meliputi kualitas air, udara, dan pangan.
Petugas menggunakan sejumlah alat seperti anemometer, lux meter, serta sound level meter.
Selain itu, tim juga mengambil sampel air kran untuk diuji di laboratorium di Jakarta.
Staf Kesehatan Lingkungan Dinkes Jatim Yenni Dwi Kurniawaty mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan fasilitas transportasi umum aman digunakan masyarakat menjelang mudik Lebaran.
“Karena saat Lebaran nanti banyak masyarakat menggunakan transportasi umum, maka fasilitasnya harus dipastikan aman dan sehat,” ujarnya.
Tak hanya itu, pengambilan sampel juga dilakukan pada pelaku usaha makanan di area terminal dan stasiun.
Total ada 15 pelaku usaha yang diperiksa.
Dari jumlah tersebut, empat titik usaha makanan siap saji diprioritaskan untuk pemeriksaan potensi cemaran.
“Hasilnya nanti akan diproses di Dinkes dan puskesmas karena masih perlu pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.
Menurut Yenni, hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi terminal masih memenuhi persyaratan kesehatan lingkungan.
Meski begitu, pihaknya tetap akan memberikan rekomendasi kepada pengelola terminal maupun stasiun jika ditemukan kekurangan.
“Kalau temuan minor biasanya bisa langsung diperbaiki di lokasi. Tapi, kalau temuan mayor tentu membutuhkan proses lebih lanjut,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto