‘’Kami berupaya membawa pencak silat semakin mendunia dan membawa manfaat ke depannya,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Jumat (4/11).
Menurut Maidi, butuh peran dan pemikiran bersama berbagai pihak untuk mengemas pencak silat menjadi lebih menjual atau menarik perhatian masyarakat luas. Untuk itu, seluruh pihak harus punya andil membangun pencak silat serta menghapus stigma perselisihan antarperguruan. ‘’Pemkot berkomitmen mewujudkan itu,’’ ujarnya.
Salah satunya mewadahi kreativitas anak muda untuk unjuk keterampilan seni pencak silat atau bela diri. Pencak silat acap ditampilkan di acara atau kegiatan pemkot. Bahkan, pemkot memiliki program ekstrakulikuler pencak silat untuk jenjang SD dan SMP.
‘’Minat dan bakat siswa harus diwadahi dan didukung secara maksimal. Termasuk pencak silat,’’ tuturnya.
Upaya itu, lanjut Maidi, guna membentuk atlet-atlet pencak silat profesional. Baik kategori seni maupun laga. Sebab, jika kelak mereka berprestasi bakal membawa nama pencak silat dan Kota Madiun harum di tingkat nasional maupun internasional.
Sehingga, keberagaman perguruan pencak silat di Kota Pendekar ini diharapkan mampu mendukung upaya tersebut. ‘’Banyaknya perguruan pencak silat bukan menjadi pemicu konflik atau perselisihan. Melainkan membuat Kota Pendekar ini memiliki potensi yang luar biasa,’’ jelasnya. (ggi/sat) Editor : Hengky Ristanto