KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tantangan pemberantasan rabies dihadapi Pemkot Madiun. Kemarin (22/6) dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) setempat menggelar vaksinasi untuk ratusan hewan peliharaan, sekaligus memeriahkan HUT ke-105 Kota Madiun. Upaya tersebut terus dilakukan meski Kota Madiun masuk kawasan bebas rabies. Hal itu merupakan antisipasi masuknya virus dari daerah lain.
Sebanyak 250 dosis vaksin rabies dialokasikan untuk hewan peliharaan di Kota Madiun. Terdiri dari 200 dosis vaksin rabies khusus kucing dan sisanya untuk anjing. Syaratnya, hewan yang akan divaksin harus berusia minimal empat bulan, tidak sedang hamil, dan dalam kondisi sehat. ‘’Ini menjadi salah satu cara untuk mencegah penyebaran rabies yang sampai saat ini kasus di Kota Madiun masih nol,’’ kata Kepala DKPP Kota Madiun Totok Sugiarto.
Menurutnya, antusiasme warga Kota Madiun mengikuti program vaksin rabies gratis begitu tinggi. Beberapa di antara mereka malah sudah antre sejak pagi untuk mendapatkan vaksinasi gratis bagi hewan peliharaannya. ‘’Vaksin rabies ini bukan hanya untuk hewan peliharaan milik warga Kota Madiun saja, tapi juga luar daerah,’’ ungkap mantan kepala disperkim tersebut.
Wiwik Indra, salah seorang pemilik hewan peliharaan yang mengikuti program vaksin rabies gratis itu mengaku semringah. Dia datang dua jam sebelum vaksinasi dilakukan bersama dengan kucing mixdom miliknya. ‘’Kalau vaksin diluar kan mahal ya, kebetulan ada vaksin gratis ini saya langsung ikut,’’ terangnya. (mg4/her)
Editor : Mizan Ahsani