KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Ribuan warga Kota Madiun melaksanakan salat Idul Adha 1444 Hijriah dengan khidmat di Masjid Baitul Hakim kemarin (29/6). Antusiasme warga itu membuat halaman masjid tersebut penuh dengan jemaah, bahkan meluber hingga depan gerbang utama dan Jalan Alun-Alun Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maidi meminta warganya untuk senantiasa meneladani hikmah di balik peristiwa Idul Adha. Yang mana peringatan tersebut erat kaitannya dengan keikhlasan Nabi Ibrahim dan Ismail akan perintah Allah SWT. ‘’Kalau semua masyarakat bisa melaksanakan ibadah ini dengan baik, Insya Allah apa yang menjadi makna kurban akan membawa keberkahan,’’ katanya.
Maidi juga mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum untuk saling berbagi kepada yang berhak sekaligus memperkuat budaya gotong-royong. ‘’Panitia kurban harus teliti dalam mendata penerima daging kurban. Jangan sampai ada yang kancrit (ketinggalan, Red). Insya Allah dagingnya cukup untuk dibagikan,’’ ujarnya.
Pada Idul Adha tahun ini, pemkot menyumbangkan empat ekor sapi dan 10 kambing untuk dikurbankan. Dua ekor sapi dipotong di Masjid Baitul Hakim dan masing-masing satu ekor disembelih di rumah dinas wali kota serta Masjid Az-Zahro. Sedangkan, kambingnya diberikan ke beberapa panti asuhan yang ada di Kota Madiun.
Maidi mengungkapkan, empat sapi yang disembelih itu masing-masing hasil pemberian dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Bank Jatim dan Taspen. ‘’Alhamdulillah, ada beberapa hewan kurban yang diberikan untuk warga Kota Madiun. Kalau sapi milik pemkot seberat 1 ton,’’ pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani