KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Progres perekaman e-KTP bagi pelajar usia 16–17 tahun digenjot. Mulai 1 Agustus mendatang dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) bakal melakukan jemput bola perekaman e-KTP ke sekolah-sekolah di Kota Madiun.
‘’Masih ada sebanyak 1.969 remaja yang belum perekaman data kependudukan. Jumlah tersebut akan kami kejar untuk pelaksanaan perekaman,’’ kata Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Agus Triono kemarin (20/7).
Rencana aksi jemput bola itu menindaklanjuti daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) serta data pokok pendidikan (dapodik). Semula tercatat 3.221 remaja berusia 16–17 tahun yang masuk data tersebut. Tapi, setelah diverifikasi tinggal 1.969 remaja yang belum melakukan perekaman e-KTP.
‘’Jumlah remaja yang belum rekam akan kami tindaklanjuti pelaksanaan perekaman jemput bola ke seluruh SMA/SMK sederajat. Baik negeri maupun swasta. Tak terkecuali mereka yang bersekolah di SLB (sekolah luar biasa),’’ terang Agus.
Agus menargetkan perekaman e-KTP bagi 1.969 remaja tersebut selesai pada September mendatang. Siswa juga diimbau membawa fotokopi kartu keluarga (KK) ketika proses perekaman. ‘’Perekaman jemput bola ini gratis alias tanpa dipungut biaya,’’ katanya.
Saat ini, pihaknya mulai berkoordinasi dengan kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Agama (Kemenag) setempat untuk mengatur waktu pelaksanaan perekaman e-KTP ke masing-masing sekolah dan madrasah.
‘’Insya Allah jemput bola kami lakukan untuk satu sekolah per harinya. Kami optimistis dapat mengejar tuntas sasaran yang belum perekaman data kependudukan,’’ kata Agus.
Selain itu, pihaknya juga memfasilitasi pengurusan data administrasi kependudukan (adminduk) bagi pelajar yang menempuh pendidikan di luar Kota Madiun. Syaratnya, cukup datang ke kantor dispendukcapil selama jam pelayanan dengan membawa fotokopi KK. ‘’Kami membuka layanan anti-prei. Khusus Sabtu-Minggu buka pada pukul 08.00–12.00,’’ tutur Agus. (ggi/her/*)
Perekaman Data Kependudukan di Kota Pendekar
- 3.221 jiwa masuk DP4 dan dapodik
- 1.205 jiwa sudah rekam e-KTP
- 1.969 jiwa belum rekam e-KTP
- 47 jiwa pindah domisili
Upaya Dispendukcapil
- Pelaksanaan jemput bola mulai 1 Agustus 2023
- Perekaman jemput bola dilakukan d seluruh SMA/SMK sederajat di Kota Madiun
- Kriteria sasaran usia 16-17 tahun ke atas
- Syarat hanya membawa fotokopi KK
- Perekaman e-KTP gratis alias tanpa dipungut biaya
Editor : Mizan Ahsani