KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Peduli dengan sesama terus diasah guru SMAN 5 Madiun untuk membentuk karakter anak didiknya. Hal itu terlihat dalam peringatan 10 Muharam 1445 Hijriah.
Pihak sekolah yang berada di Jalan Mastrip ini menggelar santunan bagi anak yatim dengan melibatkan para siswa. ‘’Kegiatan ini untuk mengasah kepedulian siswa terhadap sesama sekaligus bagian dari pendidikan karakter,’’ ujar Kepala SMAN 5 Madiun Wahyu Astuti Budi seusai kegiatan kemarin (29/7).
Sebelum melakukan aksi sosial tersebut, para siswa dan guru secara sukarela mengumpulkan dana. Hasil donasi tersebut diwujudkan dalam bentuk 58 paket sembako dan satunan uang tunai. Puluhan paket sembako diberikan bagi siswa tidak mampu. Sedangkan santunan uang tunai diberikan bagi anak yatim atau piatu yang ada di sekitar sekolah.
‘’Kami rutin menggelar kegiatan baksos seperti ini setiap bulannya, tapi untuk peringatan 10 Muharram ini dikemas berbeda. Karena sesuai ajaran agama, berbuat baik sangat dianjurkan untuk dilakukan pada bulan ini,’’ jelasnya, kepada Jawa Pos Radar Madiun.
Dengan melakukan aksi sosial ini, pihaknya berharap siswa memperoleh pengamalan nilai-nilai kemanusian. Terutama untuk pembentukan karakter serta memberikan motivasi supaya kelak siswa memiliki rasa peduli terhadap sesama yang kuat.
‘’Semoga dengan kegiatan ini anak-anak bisa menjadi generasi yang berkarakter serta berjiwa sosial tinggi. Saya juga berharap langkah baik ini terus berkelanjutan,’’ harapnya. (tr2/aan/bar)
Editor : Mizan Ahsani