KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Keterlambatan realisasi proyek lanjutan saluran Sumber Umis barat dan gapura kawasan Pahlawan Religi Center (PRC) menjadi bahan evaluasi. Thariq Megah, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, menilai keterlambatan murni kesalahan pihak pelaksana.
Meski demikian, pihaknya tak lantas lempar handuk dan menimpakan semua masalah ke kontraktor. Thariq memastikan bakal ada evaluasi mingguan sekaligus pengawasan ketat pekerjaan hingga dua minggu ke depan untuk mengejar kekurangan progres pembangunan.
‘’Jadi, ini bagian dari evaluasi proyek strategis yang dilakukan secara langsung oleh pak wali (Maidi, Red),’’ katanya kemarin (12/8).
Thariq menyebutkan, ada 14 paket pekerjaan yang masuk dalam proyek strategis di DPUPR tahun ini. Termasuk di antaranya, proyek lanjutan pembangunan saluran Sumber Umis barat dan gapura kawasan wisata PRC. ‘’Memang dua paket itu yang (progresnya) masih minus. Lainnya, sudah surplus,’’ ungkapnya.
Mantan kabid bina marga itu menyatakan wali kota sudah memberikan peringatan tegas kepada dua rekanan, pengawas maupun konsultan proyek tersebut. Mereka diminta untuk mengejar keterlambatan progres pekerjaan dalam waktu dua minggu. ‘’Kelanjutannya akan dilakukan evaluasi lagi dalam tempo 14 hari atau dua minggu,’’ ujarnya.
Supaya progresnya tercapai, lanjut Thariq, pihaknya bakal melakukan monitoring ke lapangan. Karena teguran dari wali kota tidak hanya menyasar rekanan saja, tetapi kepada pegawai DPUPR yang menjadi penanggung jawab dua paket tersebut. ‘’Nanti kami akan juga lakukan pengecekan ke lapangan bersama dengan pak wali,’’ ucapnya.
Sehari sebelumnya, wali kota Maidi sempat dibuat geram ketika mengetahui progres lanjutan pembangunan saluran Sumber Umis barat dan gapura kawasan wisata PRC minus.
Perwakilan dari CV Buana Karya yang kedapatan progres pekerjaannya minus 17,81 persen dan CV Sahabat Kerdja minus 9,87 persen ketika hadir dalam rapat evaluasi pada Jumat (10/8) lalu kena semprot. ‘’Jangan sampai nanti molor. Apalagi, pas ada (musim) hujan. Ini kami evaluasi. Dengan harapan, kita bisa saling tahu dan kerja keras,’’ kata Maidi. (her)
PAKET PEMBANGUNAN GAPURA KAWASAN PRC
Nama penyedia: CV Buana Raya
Waktu pelaksanaan: 11 Mei – 6 Oktober 2023
Target: 57,43 persen
Realisasi: 47,56 persen
Deviasi: -9,87 persen
Nilai kontrak: Rp 2,93 miliar
LANJUTAN PEMBANGUNAN SALURAN SUMBER UMIS BARAT
Nama penyedia: CV Sahabat Kerdja
Waktu pelaksanaan: 14 April – 10 September 2023
Target: 70,99 persen
Realisasi: 53,18 persen
Deviasi: -17,81 persen
Nilai kontrak: Rp 2,58 miliar
Editor : Mizan Ahsani