KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pondok rehabilitasi bagi warga lanjut usia (lansia) di Kota Madiun mendekati rampung. Berdasarkan catatan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR), progres pembangunan pondok lansia mengalami surplus.
Dari semula direncanakan 67,17 persen, realisasinya menyentuh 69,45 persen.
Kabid Cipta Karya DPUPR Kota Madiun Sulistya Pambudi mengatakan, pondok lansia bakal terdiri dari dua bangunan asrama yang masing-masing terdapat 40 kamar.
Kemudian ada masjid dan gapura yang saat ini sedang berproses. ‘’Untuk masjid estimasi atau target selesai Desember 2023,’’ katanya kemarin (20/8).
Sementara itu, pembangunan asrama saat ini menyentuh pemasangan atap onduvula alias genteng ringan. Setelah itu dilanjutkan dengan pemasangan bata terakota, serta pengecatan dinding gedung.
Pihaknya mengestimasikan proyek tersebut selesai dua bulan lagi. ‘’Kalau untuk pembangunan masjidnya baru masuk bagian fondasi dan sloof,’’ ungkap pejabat yang akrab disapa Uut itu. (ggi/her)
PROGRES PONDOK LANSIA
Realisasi: 69,45 persen
Rencana: 67,17 persen
Surplus: 2,28 persen
Anggaran: Rp 9,4 miliar APBD 2023
PROGRES MASJID PONDOK LANSIA
Realisasi: 8,29 persen
Rencana: 6,67 persen
Surplus: 1,62 persen
Anggaran: Rp 4,3 miliar APBD 2023
Editor : Mizan Ahsani