KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penataan kawasan Masjid Kuncen belum selesai separo jalan. Meski begitu, progres pekerjaan paket senilai Rp 1,3 miliar tersebut surplus. ‘’Realisasinya sudah 12,9 persen selesai,’’ kata Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Sulistya Pambudi kemarin (28/8).
Uut mengungkapkan, pengerjaannya bangunan menara masjid itu surplus 5,6 persen dari target rencana 7,2 persen pekan ini. Pihaknya optimistis proyek tersebut selesai sesuai jadwal yang direncanakan
‘’Bahkan, bisa lebih cepat dari jadwal seandainya progres terus mengalami percepatan,’’ ujarnya.
Sesuai konsep, bangunan menara masjid mengusung model di zaman Kerajaan Majapahit. Sebelumnya, penentuan konsep itu telah diskonsultasikan dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Mojokerto. ‘’Jadi, pembangunan menara harus disesuaikan dengan kawasan masjid ini,’’ ungkap Uut.
Saat ini, progres pembangunan menara telah menyentuh fondasi footplat dengan luas 100 meter persegi. Kemudian, struktur lantai bawah dibangun seluas 36 meter persegi. Lalu, badan menara bakal dibangun dengan struktur beton dengan ketinggian sekitar 18 meter.
Untuk finishing-nya, kata Uut, menggunakan bata terakota dan harus presisi. ‘’Bersamaan kami juga merevitalisasi Sendang Kuncen. Progresnya juga surplus,’’ katanya. (ggi/her)
Proyek Menara Kuncen
Konsep: Berasitektur Kerajaan Majapahit
Luas pondasi: 100 meter persegi
Luas struktur lantai bawah: 36 meter persegi
Tinggi: 18 meter
Anggaran: Rp 1,3 miliar
Progres: 12,9 persen
Editor : Mizan Ahsani