KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Hak pilih pemilih pemula di Kota Madiun difasilitasi. Saat ini, dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) terus menyisir ke SMA/SMK dan Madrasah Aliyah (MA) untuk melakukan jemput bola perekaman e-KTP.
Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Agus Triono menyebut ada sebanyak 1.689 pelajar yang disasar untuk direkam data. Mereka adalah pelajar berusia 16–17 tahun.
‘’Petugas datang ke sekolah sesuai jadwal. Seandainya ada pelajar yang terlewat belum terekam, kami akan lakukan penjadwalan ulang atau bisa merekam di kantor dispendukcapil,’’ terangnya kemarin (2/9).
Sebagai syarat perekaman, pelajar cukup membawa fotokopi kartu keluarga (KK). Jika tidak mengurus, mereka terancam tidak bisa nyoblos pada 14 Februari 2024 nanti. Karena e-KTP menjadi salah satu syarat wajib memilih di Pemilu 2024.
‘’Kami juga berupaya merekam pelajar yang studi di luar kota,’’ ucapnya.
Bagi pelajar yang berada di luar daerah, kata Agus, pihaknya telah berkirim surat ke rumah mereka untuk diminta melakukan perekaman e-KTP. Mereka dapat datang ke kantor antara Senin–Minggu sesuai jam pelayanan. ‘’Ada program Anti-Prei, di hari libur kami tetap buka. Perekaman gratis tanpa dipungut biaya,’’ ucapnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani