Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Penuntasan STBM Kota Jadi Bukti Maidi Perbaiki Mutu Hidup Warganya

Mizan Ahsani • 2023-09-14 13:30:00
INOVATIF: Wali Kota Madiun Maidi menjadi pembicara dalam dialog yang diselenggarakan Kemenkes yang membahas tentang masalah STBM di Jakarta kemarin (13/9). (WS HENDRO DISKOMINFO)
INOVATIF: Wali Kota Madiun Maidi menjadi pembicara dalam dialog yang diselenggarakan Kemenkes yang membahas tentang masalah STBM di Jakarta kemarin (13/9). (WS HENDRO DISKOMINFO)

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tuntasnya pencanangan program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) Kota Madiun ternyata dianggap layak menjadi percontohan bagi daerah lain. Kemarin (13/9) wali kota Maidi sampai diundang pihak Kementerian Kesehan (Kemenkes) sebagai narasumber untuk menyampaikan penuntasan STBM dalam dialog terbuka di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Maidi memaparkan tentang program kampanye stop buang air besar sembarangan (SBABS), cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum, pengelolaan sampah rumah tangga dan limbah cair yang telah dilakoninya di Kota Madiun.

Untuk SBS, setiap tahunnya digulirkan program bantuan jambanisasi. Terhitung sejak 2021–2023, pemkot telah membantu pembangunan dan perbaikan jamban kepada 140 kepala keluarga (KK) di tiga kecamatan. Masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan bantuan sebesar Rp 7,5 juta.

Selain itu, Maidi juga menjelaskan keberhasilan pemerintahannya selama empat tahun terakhir mengikis kawasan kumuh di Kota Madiun. Dia tunjuk contoh penataan Sumber Umis yang saat ini diubah menjadi destinasi wisata tematik.

‘’Keberadaan tol dari Solo langsung ke Surabaya menjadi tantangan. Banyak ahli mengatakan bahwa Kota Madiun akan ditinggalkan. Namun, tantangan ini kami ubah menjadi keuntungan dengan menciptakan magnet di Kota Madiun,’’ ujar Maidi.

Makin bergelombangnya wisatawan yang datang ke Kota Madiun, Maidi tak menampik kondisi volume sampah menjadi meningkat. Keadaan tersebut lantas dimanfaatkan Maidi dengan mengolahnya menjadi gas metan. ‘’Di kota kami, sampah bukan masalah. Sampah justru bisa menjadi berkah,’’ ucapnya.

Dengan adanya gas metan, Maidi berusaha menciptakan fasilitas seperti rumah sauna dan dapur umum. Bahkan, fasilitas tersebut dapat digunakan warga secara cuma-cuma. Di samping itu, upaya pelestarian lingkungan juga diperhatikan.

Di antaranya, dengan mencetuskan kebijakan lahir satu bayi wajib menanam satu pohon. ‘’Upaya-upaya ini yang kami lakukan dan akan terus disempurnakan. Sehingga dapat meningkatkan manfaat bagi masyarakat,’’ kata Maidi.

Sebagaimana diketahui, dari hasil penilaian lapang STBM tahun lalu didapati bahwa pilar pertama SBABS telah tercapai 100 persen. Komposisinya, 42 persen sanitasi aman, 42 persen sanitasi layak, serta masing-masing 1 persen sanitasi sharing dan tidak layak.

Kemudian pilar kedua, cuci tangan pakai sabun tercapai 97 persen atau memenuhi syarat. Pilar ketiga, pengelolaan air minum makanan rumah tangga 92 persen memenuhi syarat. Pilar keempat terkait sampel pengelolaan sampah rumah tangga 80 KK telah menerapkan. Dan, sebanyak 90 KK telah menerapkan pilar kelima terkait pengamanan limbah cair rumah tangga. Berkat capaian tersebut, Kota Madiun bisa menyambet STBM Award 2022. (ggi/her)

Editor : Mizan Ahsani
#Maidi #stbm #kota madiun