KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) Jalan dr Soetomo terus menggelinding. Saat ini, rencana tersebut tengah dimatangkan sebelum nantinya dipindah ke Jalan Rimba Darma. ‘’Insya Allah akhir Oktober sudah pindah tempat,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun Ansar Rasidi kemarin (14/9).
Menurut Ansar, relokasi PKL perlu dilakukan untuk mengurai persoalan kepadatan volume lalu lintas (lalin) di Jalan dr Soetomo. Sebab, ruas jalan tersebut kerap mengalami crowded pada saat jam-jam tertentu. ‘’Memang perlu direlokasi. Itu menimbang arus lalin di Jalan Soetomo yang cukup tinggi,’’ jelasnya.
Selain PKL, sebenarnya kepadatan arus lalin di Jalan dr Soetomo juga dipicu penumpukan parkir kendaraan. Terutama di depan RSUD dr Soedono. Mobil yang parkir di sisi kiri nyaris memakan separo badan jalan tersebut.
Di sisi lain, ada sebanyak 50 PKL yang menggelar lapak dagangannya di Jalan dr Soetomo. Sosialisasi telah dilakukan dinas perdagangan sebelum relokasi dilakukan. ‘’Hasilnya, pedagang memahami adanya penataan ini. Termasuk bersedia ditempatkan di Jalan Rimba Darma yang lebih representatif,’’ kata Ansar.
Ansar mengungkapkan, penataan tak hanya menyasar PKL di Jalan dr Soetomo. Namun, juga PKL di Jalan Diponegoro dan Jalan Sombo. Selama ini, keberadaan PKL di tiga jalan tersebut dinilai telah menghambat arus lalin.
‘’Jalan Diponegoro juga sering mengalami kemacetan. Kalau di Jalan Sombo untuk penataan kawasan agar semakin rapi,’’ ungkap mantan kepala dinas perhubungan itu.
Pihaknya mencatat ada sekitar 27 PKL yang menggelar lapaknya di Jalan Diponegoro. Sedangkan di Jalan Sombo, ada sebanyak 15 PKL. Ansar memastikan seluruh PKL tersebut cukup menempati sentra kuliner yang ada di Jalan Rimba Darma.
Karena daya tampung di Jalan Rimba Darma mencapai 130 PKL. ‘’Insya Allah cukup. Penataannya sepanjang Jalan Rimba Darma,’’ ujar Ansar.
Menurutnya, PKL tidak perlu khawatir bakal kehilangan pendapatan setelah direlokasi nanti. Sebab, pemkot memiliki formula untuk menggeliatkan kawasan sentra kuliner Jalan Rimba Darma. ‘’Insya Allah semakin tertata. Fasilitas penunjang juga sudah disediakan. Pedagang dan pembeli akan nyaman berkuliner,’’ terangnya.
Sementara itu, Ansar tak menampik sepuluh lapak kuliner di Jalan Rimba Darma yang baru selesai dibangun dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) belum beroperasi. Pihaknya beralasan masih melakukan penataan jenis usaha kuliner di tempat tersebut. ‘’Masih butuh waktu sekitar satu hingga dua bulan ke depan,’’ pungkasnya. (ggi/her)
MEREKA YANG AKAN DIRELOKASI
50 PKL Jalan dr Soetomo
27 PKL Jalan Diponegoro
15 PKL Jalan Sombo
Kapasitas Sentra Kuliner Rimba Darma: 130 PKL
Editor : Mizan Ahsani