KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun terus berkejaran dengan waktu untuk melindungi hak pilih para pemilih pemula dalam Pemilu 2024.
Sebagai langkah percepatan, dispendukcapil kembali menggulirkan program jemput bola ke SMA/SMK dan MA untuk perekaman e-KTP mulai bulan depan.
Sasarannya adalah siswa berusia 16–17 tahun.
‘’Dari pelaksanaan perekaman e-KTP jemput bola ke sekolah sejak 1 Agustus lalu, per Oktober sudah ada 782 pelajar yang direkam,’’ kata Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Agus Triono kemarin (8/10).
Dia menambahkan, capaian tersebut perlu digenjot. Sebab, sesuai daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) serta data pokok pendidikan (dapodik) terdapat 1.187 pelajar yang belum rekam e-KTP.
‘’Data capaian sudah kami rekap. Termasuk kami evaluasi kenapa antusias pelajar ini rendah,’’ ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Cabdindik Jatim wilayah Madiun dan kantor Kemenag setempat untuk menggerakkan siswa di masing-masing sekolah serta madrasah agar mau dilakukan perekaman e-KTP.
Agus menargetkan proses jemput bola perekaman e-KTP bisa dimulai November mendatang.
Hanya saja, ada beberapa kendala yang sempat dialami petugas di lapangan saat melakukan perekaman sebelumnya.
Seperti siswa tidak percaya diri diambil dokumentasi fotonya untuk e-KTP hanya karena saat itu memakai seragam sekolah.
Padahal, menurutnya, petugas memberikan keleluasaan bagi para pelajar untuk berganti pakaian bebas dan dandan rapi.
‘’Sebenarnya, para pelajar ini menyadari bahwa foto e-KTP digunakan untuk seumur hidup. Sehingga, tak jarang juga ada yang menginginkan dilakukan perekaman di kantor dispendukcapil saja,’’ jelas Agus.
Sebagaimana diketahui, pelayanan dispendukcapil beroperasi setiap hari. Misalnya, pada Sabtu, Minggu maupun ketika hari libur buka mulai pukul 08.00–12.00.
‘’Kami mengusung program Anti-Prei. Mereka (pemilih pemula) yang kuliah di luar kota kami surati dan bisa melakukan perekaman e-KTP sewaktu pulang sesuai jam pelayanan,’’ tuturnya.
Agus menegaskan e-KTP penting bagi seluruh warga negara Indonesia (WNI).
Karena dokumen kependudukan itu menjadi salah satu syarat untuk menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2024. ‘’Pentingnya e-KTP sebagai identitas dan wajib dimiliki penduduk,’’ tegasnya. (ggi/her/*)
Renaksi Jemput Bola Perekaman e-KTP
- Pelaksanaan jemput bola digulirkan kembali November 2023.
- Perekaman jemput bola dilakukan d seluruh SMA/SMK sederajat di Kota Madiun.
- Kriteria sasaran usia 16-17 tahun ke atas.
- Syarat hanya membawa fotokopi KK.
- Perekaman e-KTP gratis alias tanpa dipungut biaya.
- Sasaran diperbolehkan berias atau berdandan sebelum pengambilan foto e-KTP.