Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Program Smart City Kota Madiun Dievaluasi Pusat, Begini Kata Maidi

Mizan Ahsani • 2023-11-14 16:00:00
DICECAR: Wali Kota Madiun Maidi saat mengikuti evaluasi implementasi smart city tahap II di gedung GCIO kemarin (13/11). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
DICECAR: Wali Kota Madiun Maidi saat mengikuti evaluasi implementasi smart city tahap II di gedung GCIO kemarin (13/11). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Implementasi program smart city yang diterapkan Pemkot Madiun selama tiga tahun terakhir dievaluasi Kemenkominfo.

Dalam evaluasi yang digelar di Government Chief Information Officer (GCIO) kemarin (13/11), Wali Kota Maidi sempat dicecar sejumlah pertanyaan oleh para akademisi.

Maidi menyebut program kota pintar yang telah diterapkan sudah berjalan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

‘’Karakter smart (cerdas) tumbuh di pemerintahan dan masyarakatnya,’’ katanya.

Menurutnya, penerapan program smart city tidak melulu soal digitalisasi atau informasi teknologi (IT).

Tapi, juga membangun karakter cerdas dalam tata kelola kota dan sumber daya manusia (SDM)-nya.

‘’Penerapan smart city ini membawa kebermanfaatan bagi masyarakat juga. Kalau masyarakat tidak smart kan percuma. Nah, ini yang terus kami bangun,’’ ujar Maidi.

Dia tunjuk contoh soal kesadaran pembatasan penggunaan sampah. Dalam program kota pintar, pemkot memfasilitasi pengelolaan sampah menjadi berkah.

Seperti sampah diolah menjadi pupuk kompos hingga gas metan. Upaya tersebut juga dibarengi dengan pembatasan penggunaan sampah oleh masyarakat.

‘’Penggunaan sampah plastik harus dibatasi. Namun, terkadang produksi sampah plastik ini juga berasal dari masyarakat luar kota. Sebagai tindak lanjut, sosialisasi akan gencar kami lakukan,’’ terang mantan Sekda Kota Madiun itu.

Maidi mengatakan pihaknya terus berupaya mengubah, membangun serta menata Kota Madiun menjadi lebih baik dan maju.

Dalam membangun smart city, lanjut dia, pemkot mengusung enam dimensi.

Antara lain, smart environment, smart government, smart economy, smart branding, smart society, dan smart living.

Selama ini pembangunan smart city yang mencolok adalah penataan Pahlawan Street Center (PSC).

Selain itu, ada layanan internet gratis atau wireless fidelity (WiFi) di 2.900 titik dengan 3.194 layanan.

‘’Nyaris semua program pembangunan berlandaskan smart city. Termasuk pelayanan di masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah),’’ ujarnya.

Lebih lanjut, Maidi memastikan seluruh OPD di Kota Madiun telah menerapkan layanan berbasis teknologi.

Seperti penggunaan timer switch digital pada semua lampu penerangan jalan umum (PJU) yang dikendalikan lewat smartphone.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi internet of things (IoT) itu juga dapat mendeteksi kerusakan lampu PJU.

‘’Dengan begini, pemkot bisa menghemat (anggaran) dari sisi operasional dan penggunaan listrik. Inilah konsep kota yang cerdas’’ pungkasnya. (ggi/her)

Konsep Smart City di Kota Madiun

Inovasi Pelayanan Smart City

Editor : Mizan Ahsani
#Maidi #kota pintar #smart city #madiun