KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan tukang becak yang mangkal di wilayah Kota Madiun mendapat durian runtuh.
Para tukang becak itu kebagian syukuran promosi gelar doktoral Wali Kota Madiun Maidi kemarin (24/11).
‘’Saya bersyukur sekali atas kinerja pemkot yang baik dan kelancaran promosi gelar doktor. Ini berkat doa warga Kota Madiun. Salah satunya tukang becak ini,’’ ujar Maidi.
Dia menilai doa dan dukungan masyarakat menjadi modal berharga dirinya dalam menjalankan roda pemerintahan selama ini. Artinya, keberhasilan dan kebahagian juga wajib mereka rasakan.
Sehingga, doa baik mereka untuk pemkot tidak akan putus. ‘’Ketika cita-cita saya tercapai, akan saya rayakan dengan masyarakat. Khususnya masyarakat kalangan bawah,’’ katanya.
Menurut Maidi, keberhasilan yang didapatnya saat ini butuh proses panjang. Termasuk dalam upaya promosi gelar doktoral administrasi publik di Universitas Terbuka (UT).
Meski disibukkan dengan kuliahnya, Maidi tidak mengesampingkan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah.
‘’Di sela kegiatan kemasyarakatan harus menyempatkan mengikuti kuliah,’’ ungkapnya.
Di sisi lain, lanjut Maidi, kegiatan sedekah Jumat Berkah memang rutin digelar setiap Jumat.
Mulai mengunjungi warga berkebutuhan khusus hingga lansia nonpotensial alias ngebrok. Tak hanya itu, kegiatan amal itu juga mengalir di RSUD Kota Madiun.
Rumah sakit pelat merah milik Pemkot Madiun tersebut rutin memberikan makanan-minuman serta buah bagi pasien dan keluarga yang mendampingi.
‘’Kegiatan Jumat Berkah bermanfaat bagi masyarakat. Jadi, pola-pola seperti ini harus dilakukan secara berlanjut,’’ jelasnya.
Khusus tukang becak, Maidi membagikan ratusan paket sembako berupa beras 5 kilogram, minyak goreng dan uang saku.
Selanjutnya, paket itu disalurkan kepada sekitar 800 tukang becak di Kota Madiun.
Dia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar sedekah, melainkan juga sebagai upaya pemkot memenuhi kebutuhan harian masyarakat dan linier dengan upaya menekan inflasi di Kota Madiun.
‘’Masyarakat jangan sampai kesulitan memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Ketika dicukupi, angka inflasi bisa ditekan melalui subsidi seperti ini,’’ pungkasnya. (her/*)
Editor : Mizan Ahsani