KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kualitas pendidikan di Kota Madiun terus dimaksimalkan. Pemkot setempat menggandeng Google Indonesia lewat Google for Education untuk mengoptimalkan program pinjam-pakai laptop gratis.
Kemarin (29/11), perwakilan Google Indonesia meninjau progres pembelajaran siswa di SMPN 1 Kota Madiun. ‘’Google Indonesia mengakui progresnya hebat,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi.
Maidi menyampaikan, siswa didampingi tim Google Indonesia selama kegiatan belajar-mengajar (KBM) digitalisasi.
Perkembangan pembelaran dipantau dan dievaluasi dalam periode waktu tertentu. Peserta didik mampu melampaui target yang dipatok.
‘’Tim Google kagum dengan capaian anak-anak,’’ ungkapnya.
Implementasi Google for Education dinilai cukup berhasil. Peserta didik tidak asing dengan digitalisasi dan information technology (IT).
Siswa diajak mengoperasikan laptop ke arah yang positif. ‘’Anak SD dan SMP di Kota Madiun sudah bisa mengoperasikan laptop. Jangan sampai digunakan untuk hal negatif,’’ tutur Maidi.
Menurut Maidi, program itu juga mendorong guru untuk lebih melek digitalisasi. Sebelum menyalurkan ilmu, tenaga pendidik terlebih dahulu ditatar tim Google Indonesia.
Sebab, laptop pengadaan 2023 berbeda dengan sebelumnya. Sistem operasi terkoneksi dengan Google. ‘’Guru harus bisa lulus sertifikasi, kalau belum tidak bisa mengajar,’’ ujarnya.
Diketahui, sebanyak 9.400 unit laptop pengadaan tahun ini telah terdistribusikan ke lembaga pendidikan.
Perinciannya, 3.892 unit untuk 52 SD dan 5.508 untuk 14 SMP. Spesifikasi laptop, memory 4 gigabyte, monitor 11,6 inci, daya baterai 45Wh Li-onbattery. ‘’Progresnya bagus. Setiap tiga bulan selalu kami evaluasi,’’ pungkas Maidi. (ggi/den)
Editor : Mizan Ahsani